Tersebar di WhatsApp, 81 Nama yang Disebut Kandidat Menteri Jokowi, Ini Daftar dan Profilnya

Beberapa hari terakhir, sejumlah nama mencuat digembar-gemborkan mengisi jabatan menteri pada pemerintahan Presiden Jokowi 2019-2024.

Editor: Theofilus Richard
TRIBUNNEWS/DANY PERMANA
Presiden Joko Widodo melakukan sesi wawancara bersama Tribunnews.com di Istana Negara, Jakarta, Kamis (18/7/2019). Dalam kesempatan tersebut Presiden Jokowi memaparkan mengenai visi pemerintahannya dalam 5 tahun ke depan kepada tim Tribunnews.com. 

Ia terpilih sebagai wanita paling berpengaruh ke-23 di dunia versi majalah Forbes (2008), wanita paling berpengaruh ke-2 di Indonesia versi majalah Globe Asia (2007), Menteri Keuangan terbaik untuk tahun 2006 oleh majalah Euromoney dan menjadi Menteri Keuangan terbaik di Asia di tahun yang sama oleh Emerging Market Forum.

Pos 3.  Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya

5. HARKRISTUTI HARKRISNOWO

Lahir di Bogor, 25 Januari 1956.

Ia merupakan lulusan Fakultas Hukum Universitas Indonesia tahun 1979.

Pernah menjabat sebagai Komisi Hukum Nasional.

Selain itu, ia dikenal sebagai orang yang memperhatikan masalah HAM sehingga pernah diangkat sebagai Direktur Jenderal Hak Asasi Manusia

6. IGNASIUS JONAN

Lahir di Singapura, 21 Juni 1963.

Lulusan Ekonomi Unair Surabaya dan pernah mengenyam pendidikan di Universitas Tufts, AS.

Pernah menjabat sebagai Direktur PT KAI (2009-2014), kemudian menjadi Menteri Perhubungan (2014-2016) dan saat ini menjabat sebagai Menteri ESDM.

Pos 4. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan

7. AGUS HARIMURTI YUDHOYONO

AHY seusai menjadi pemateri pada kegiatan pengenalan mahasiswa baru di Universitas Pasundan, Kota Bandung, Sabtu (7/9/2019).
AHY seusai menjadi pemateri pada kegiatan pengenalan mahasiswa baru di Universitas Pasundan, Kota Bandung, Sabtu (7/9/2019). (Tribun Jabar/Muhammad Syarif Abdussalam)

Lahir di Bandung, Jawa Barat, 10 Agustus 1978 (40 tahun).

Lulusan Akademi Militer tahun 2000. Mendapatkan gelar Master di bidang Strategic Studies di Institute of Defence and Strategic Studies, Nanyang Technological University (NTU), Singapura pada 2006.

Halaman
1234
Sumber: TribunnewsWiki
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved