Minggu, 26 April 2026

Punya 200 Ribu Pohon Jambu Kristal, Petani Majalengka Ini Sekarang Beromset Rp 1 Miliar Sekali Panen

Salah satu petani jambu kristal asal Kabupaten Majalengka, tepatnya di Desa Jayi, Kecamatan Sukahaji, Kabupaten Majalengka saat ini sedang panen raya

Editor: Dedy Herdiana
Tribun Jabar/Eki Yulianto
Sejumlah pekerja sedang memetik Jambu Kristal di kebun milik Runah Heriyanto, petani Jambu Kristal asal Desa Jayi, Kecamatan Sukahaji, Kabupaten Majalengka, Sabtu (12/10/2019). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA - Seorang petani asal Majalengka ini serius menjalani pekerjaannya menanam banyak tanaman Jambu Kristal

Ialah Runah Heriyanto, pria 65 tahun asal Desa Jayi, Kecamatan Sukahaji, Kabupaten Majalengka, yang saat ini kebun Jambu Kristal sedang panen dan menghasilkan hingga ratusan ton.

Runah menyebutnya sekarang ini sedang musim panen raya, karena hampir setiap tanaman Jambu Kristal kini sedang musim panen.

"Sekarang merupakan panen yang kedua di tahun ini. Dalam setahun ada dua periode masa panen, tepatnya 6 bulan sekali. Setiap panen, menghasilkan 100 ton," ujar Heri, sapaan akrabnya saat ditemui Tribuncirebon.com, Sabtu (12/10/2019).

Runah Heriyanto, Petani Jambu Kristal asal Desa Jayi, Kecamatan Sukahaji, Kabupaten Majalengka.
Runah Heriyanto, Petani Jambu Kristal asal Desa Jayi, Kecamatan Sukahaji, Kabupaten Majalengka. (Tribun Jabar/Eki Yulianto)

Awal mula menggeluti tanaman Jambu Kristal diakui Runah, dimulai dari 2006.

Sebelumnya, Runah menanam jeruk, tapi kemudian tergoda oleh Jambu Kristal karena potensi keuntungannya lebih besar.

"Desa Jayi yang berada di dataran rendah tidak cocok untuk menanam jeruk yang notabenenya buah yang cocok di dataran tinggi, makanya saya mulai bercocok tanam bibit jambu," ucap dia.

Ciri-ciri Jambu Kristal khas Majalengka adalah berkulit cerah bersih, rasanya manis dan kandungan air lebih banyak.

Beberapa kota juga menjadi tujuan pemasaran jambu kristal asal Desa Jayi tersebut.

Khususnya, jambu yang berasal dari perkebunan Heri, di antaranya Cirebon, Sumedang, Subang hingga Bandung.

"Bibitnya saya ambil dari luar negeri, yaitu dari Taiwan," kata Heri.

Kini, keberpalingan Heri dari berkebun Jeruk ke Jambu Kristal tampaknya merupakan keputusan tepat.

Usaha yang sudah digeluti belasan tahun tersebut, Jambu Kristal Jayi yang ditanam telah berjumlah 200.000 pohon.

Dikatakan dia, setiap dirinya panen, ia mendapatkan omzet hingga di atas Rp 1 miliar.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved