Selasa, 14 April 2026

Dua Pemuda Ditangkap, Naik Motor Lalu Bacok Tiga Pemuda di Cirebon

Dua pemuda ditangkap polisi. Naik motor lalu bacok tiga pemuda di Cirebon.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: taufik ismail
Tribun Jabar/Ahmad Imam Baehaqi
Kapolres Cirebon Kota, AKBP Roland Ronaldy, menunjukkan parang yang digunakan pelaku untuk membacok korban saat konferensi pers di Mapolres Cirebon Kota, Jalan Veteran, Kota Cirebon, Sabtu (12/10/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Jajaran Polres Cirebon Kota menangkap dua pelaku pembacokan.

Kedua pelaku berinisial MK (19) dan SA (20).

Mereka beraksi sebanyak dua kali dalam waktu semalam.

Kapolres Cirebon Kota, AKBP Roland Ronaldy, mengatakan, dua TKP pembacokan itu di Jalan Raya Gunungjati, Kabupaten Cirebon dan Jalan Raya Pilang, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon.

Semua lokasi kejadian itu masuk wilayah hukum Polres Cirebon Kota meski secara administratif merupakan Kabupaten Cirebon.

"Jadi dari TKP pertama para pelaku membacok korban lagi di TKP kedua," kata AKBP Roland Ronaldy saat konferensi pers di Mapolres Cirebon Kota, Jalan Veteran, Kota Cirebon, Sabtu (12/10/2019).

Ia mengatakan, sedikitnya ada tiga korban akibat ulah kedua pelaku tersebut.

Ketiganya adalah, Deden Dwi P, Tony Priambada, dan Aditia Amanda, ketiganya merupakan warga Kecamatan Gunungjati, Kabupaten Cirebon.

Adapun modus para pelaku ialah berboncengan menaiki sepeda motor sambil membawa senjata tajam jenis samurai.

"Di TKP pertama pelaku memepet Deden dan Tony kemudian membacok korban menggunakan parang," ujar AKBP Roland Ronaldy.

Akibatnya kedua korban mengalami luka bacokan di bagian kepala, punggung, lengan, dan lainnya.

Selanjutnya para pelaku kabur meninggalkan kedua korban yang tidak berdaya.

Sesampainya di Jalan Pilang Raya para pelaku kembali berulah dan jatuh korban bernama Aditia Amanda.

"Untuk TKP kedua dari pengakuan pelaku ini salah sasaran, mereka punya masalah dengan orang lain, saat bertemu korban dikira orang tersebut tapi ternyata bukan," kata AKBP Roland Ronaldy.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved