Tingkatkan Partisipasi dan UHC, BPJS Kesehatan Cabang Soreang Manfaatkan CSR Badan Usaha

Demi meningkatkan partisipasi dan penanganan kesehatan universal atau Universal Health Coverage (UHC), BPJS Kesehatan cabang Soreang bekerjasama denga

Tingkatkan Partisipasi dan UHC, BPJS Kesehatan Cabang Soreang Manfaatkan CSR Badan Usaha
NET
Ilustrasi logo BPJS Kesehatan 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mumu Mujahidin

TRIBUNJABAR.ID, SOREANG - Demi meningkatkan partisipasi dan penanganan kesehatan universal atau Universal Health Coverage (UHC), BPJS Kesehatan cabang Soreang bekerjasama dengan badan usaha melalui program donasi secara kolektif dari dana CSR (Corporate Social Responcibility).

Kepala BPJS Kesehatan Kantor Cabang Soreang, Fahrurozi, menuturkan bahwa hari ini, Jumat (11/10/2019), pihaknya menandatangani perjanjian kerjasama (PKS) dengan tiga badan usaha terkait partisipasi donasi untuk peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) secara kolektif melalui dana CSR.

"Kami memiliki program donasi, mendorong sektor badan usaha untuk menyisihkan dana CSR nya untuk membiayai iuran bagi peserta PBPU secara kolektif. Baik yang ada di masyarakat lingkungan kami dan khususnya yang ada di lingkungan badan usaha," katanya seusai kegiatan tadi siang.

Henan Putihrai Sekuritas bersama Global Wakaf-ACT Luncurkan Wakaf Saham & Digital Donasi HPX Syariah

Menurutnya badan usaha yang menandatangani PKS tersebut merupakan mitra kerja BPJS Kesehatan. Di antaranya PT Bozzetto Indonesia, dan tiga badan uasaha, yaitu CV Prima Jaya atau Optik Imam, CV Jaya Laksana atau King Optik, serta Andromeda Krida atau Optik Krida.

"Untuk tiga optikal yang PKS hari ini, rata-rata masing-masing optikal sudah mengikutsertakan sebanyak 50 peserta BPJS PBPU. Walaupun belum terlalu banyak tapi harapannya bisa menular ke badan usaha lainnya untuk ikut program CSR ini," katanya.

Fahrurozi menjelaskan nantinya para peserta yang sudah didaftarkan sebagai penerima CSR ini akan dibayarkan iuran kepesertaanya oleh badan usaha selama satu tahun ke depan. Khusus untuk kelas tiga dengan besaran iuran sebesar Rp 25.500 per jiwa per bulan.

"Itu dibiayai untuk satu tahun ke depan dibayar di muka. Jadi kalau melihat ini sangat menguntungkan sekali, terutama kolektifitas iurannya pasti akan terpenuhi karena sudah dibayarkan untuk 1 tahun ke depan, tidak harus membayar per bulan," katanya.

"Harapan kami dengan adanya PKS ini bisa meningkatkan rekrutmen peserta PBPU secara kolektif. Pada akhirnya bisa meningkatkan Universal Health Coverage khususnya di Kabupaten Bandung," tambahnya.

Fahrurozi menuturkan pencapainan Universal Health Coverage BPJS Kesehatan cabang Soreang masih di angka 78 persen dari total jumlah penduduk di Kabupaten Bandung 3,7 juta jiwa.

Pemprov Jabar Berangkatkan 5 Ulama untuk Berdakwah di Eropa

Oleh karena itu pihaknya menggaet mitra-mitra kerja BPJS khususnya badan usaha untuk memanfaatkan CSR.

"Kami harapkan program ini tidak hanya setahun tapi berkesinambungan. Kami berharap ke depan tidak hanya 50 peserta saja tapi tahun depan bisa naik hingga 100 peserta," pungkasnya.

Sementara Pimpinan CV Jaya Laksana atau King Optik, Iman Ramabela, menuturkan pihaknya sangat mendukung adanya program donasi secara kolektif untuk kepesertaan BPJS PBPU melalui dana CSR yang ditawarkan oleh BPJS Kesehatan cabang Soreang ini.

Menurutnya, program pionir yang ditawarkan oleh BPJS Kesehatan cabang Soreang ini sangat mendukung visi badan usaha untuk bisa membantu peserta yang membutuhkan bantuan terutama peserta BPJS PBPU kelas 3.

"Kami turut berbahagia mudah-mudahan ini berkelanjutan. Dapat membukan pintu rezeki bagi kami, karena Allah yang akan menjamin, di mana saja kita memberikan kebaikan nanti Allah akan membukakan rezeki dari pintu-pintu yang tidak terduga," katanya.

Mencari Teman Bercerita Ternyata Penting Dilakukan saat Stres Melanda, Begini Penjelasan Ahlinya

Penulis: Mumu Mujahidin
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved