Selasa, 14 April 2026

Tahun Ini, Gempa Akibat Aktivitas Sesar Lembang Baru Tercatat Satu Kali

Tahun ini, gempa bumi akibat aktivitas Sesar Lembang baru tercatat satu kali.

Infografis Sesar Lembang 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Gempa bumi yang berasosiasi dengan Sesar Lembang menjadi satu di antara 22 gempa bumi yang terjadi sepekan terakhir di Jawa Barat dan sekitarnya, yakni pada rentang waktu 4-11 Oktober 2019.

Gempa ini terjadi pada 4 Oktober 2019 pukul 18.56.37 dengan kekuatan M 2.5 (SR).

Lokasinya tiga kilometer Barat Laut Kabupaten Bandung.

Gempa dengan magnitudo kecil seperti ini mengingatkan pada gempa yang terjadi juga di Sesar Lembang dan berdampak pada sejumlah bangunan di Desa Jambudipa, Kecamatan Cisarua, pada 2012.

Kepala Stasiun Geofisika Kelas I Bandung pada Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, Tony Agus Wijaya, mengatakan gempa dari aktivitas Sesar Lembang tahun ini tercatat dengan magnitudo kecil, kurang dari Magnitudo 3.

"Dari 1 Januari 2019 sampai dengan 11 Oktober 2019, hanya satu gempa yang bersumber dari Sesar Lembang. Ya, gempa yang itu," kata Tony melalui ponsel, Jumat (11/10/2019).

Selama ini, gempa bumi tidak dapat diprediksi waktu dan tempat kejadiannya.

Karenanya, munculnya aktivitas di Sesar Lembang tersebut pun belum tentu membuka aktivitas gempa lainnya.

Sebelumnya diberitakan, Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Bandung mencatat sebanyak 22 gempa bumi terjadi di Jawa Barat dan sekitarnya pada 4-11 Oktober 2019.

Masyarakat pun diimbau selalu mengantisipasi gempa bumi dengan cara mitigasi pengurangan risiko bencana.

Kepala Stasiun Geofisika Kelas I Bandung BMKG, Tony Agus Wijaya, mengatakan 22 gempa bumi yang terjadi di Jawa Barat dan sekitarnya ini memiliki magnitudo atau besaran gempa bervariasi mulai dari M 2.2 sampai M 4.8 yang didominasi oleh kejadian gempa bumi dangkal (

Tony mengatakan gempa-gempa yang terjadi di Jawa Barat dan sekitarnya ini berasal dari dua sumber utama.

Pertama adalah sumber gempa yang berasal dari zona subduksi lempeng Indo-Australia terhadap lempeng Eurasia yang dimulai dari selatan hinggga ke utara Jawa Barat.

"Kedua, sumber gempa berasal dari sesar aktif yang berlokasi di daratan Jawa Barat. Setidaknya terdapat 4 sesar aktif di daerah ini, yaitu sesar Cimandiri, sesar Lembang, sesar Baribis, dan sesar Garsela. Adapun di daerah Selat Sunda hingga selatan Banten terdapat beberapa sesar aktif, yaitu sesar Ujung Kulon dan sesar Semangko," kata Tony Agus Wijaya melalui ponsel, Jumat (11/10/2019).

Dari catatan selama satu minggu terakhir tersebut, katanya, gempa bumi yang terjadi di Jawa Barat dan sekitarnya sudah dikelompokan berdasarkan sumbernya.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved