Ramai Digunakan Anak Muda, Jumlah Pengguna TikTok di Indonesia Tahun Ini Meningkat Pesat
Entah apa yang merasukimu. Hingga kau tega mengkhianatiku yang tulus mencintaimu," Penggalan reff lagu 'Aku Salah Apa' rasanya terngiang-ngiang seti
Penulis: Putri Puspita Nilawati | Editor: Theofilus Richard
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Putri Puspita
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - "Entah apa yang merasukimu. Hingga kau tega mengkhianatiku yang tulus mencintaimu,"
Penggalan reff lagu 'Aku Salah Apa' rasanya terngiang-ngiang setiap harinya di telinga.
Lagu tersebut tampak dimainkan di banyak tempat yang kita sambangi.
Ya, sepertinya masyarakat saat ini tengah demam TikTok. Wadah destinasi video pendek ini ramai digunakan masyarakat dari berbagai generasi dan kalangan.
Data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) menyebutkan bahwa pengguna internet di Indonesia dari tahun 2018 terus tumbuh sebesar 10,12%.
• Begini Fakta Balita Tewas Tersengat Listrik di Indramayu, Ternyata Bukan Karena Kabel Charger HP
Head of User and Content Operations TikTok Indonesia, Angga Anugrah Putra melihat peluang ini menjadi hal yang positif bagi anak muda di Indonesia.
"Angka pengguna internet yang tinggi, membuat anak-anak muda di Bandung memiliki kesempatan yang lebih besar untuk mengeskpresikan bakat dan kreativitas mereka. Adanya TikTok berharap bisa menjadi ruang untuk mereka berkarya dan menjadi diri sendiri," ujar Angga saat jumpa pers di Co& Co Working Space, Jalan Dipati Ukur, Jumat (11/10/2019).

Digarap secara serius, aplikasi ini juga memperhatikan bagaimana kebutuhan dari user yang kebanyakan berasal dari kalangan generasi milenial dan generasi Z.
"TikTok itu mencoba memahami kebutuhan usernya, menyelami aktivitas user dan kontennya, mesin TikTok juga tahu hal apa yang disukai oleh kita sehingga akan diarahkan ke tampilan yang sering kita like," ujarnya.
Hal yang perlu diingatkan menurut Angga adalah, TikTok bukanlah media sosial. Sehingga Anda tidak perlu khawatir harus memiliki banyak followers supaya videonya ditonton.
• Fitriyah 13 Tahun Hilang Kontak, Disekap di Arab Saudi, Pulang Cuma Bawa Rp 70 Juta, Harusnya Rp 1 M
Di TikTok, walaupun Anda memiliiki sedikit followers, tetapi videonya akan terhubung dengan konten yang Anda gunakan.
Video yang ditampilkan di TikTok juga hanya memakan waktu yang singkat yaitu 15-60 detik.
"Kami melihat generasi Z hanya butuh waktu 8 detik untuk menyerap informasi, dan mereka akan memperhatikan pesan yang paling penting saja dalam sebuah video," ujarnya.
Sejak lahir, generasi masa kini sudah banyak menerima informasi dengan mudah, dan cara mereka memfilter informasi yang masuk adalah dengan melihat video singkat yang dikatakan Angga short video platform akan lebih maju untuk tahun berikutnya.