Persib Bandung

Umuh Muchtar Berharap Persib vs Persebaya Tidak Ditunda, Mepet dengan Pelantikan Jokowi

Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar berharap laga timnya melawan Persebaya Surabaya pada pekan ke-23 Liga 1 2019

Umuh Muchtar Berharap Persib vs Persebaya Tidak Ditunda, Mepet dengan Pelantikan Jokowi
Kolase Tribun Jabar
Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar 

TRIBUNJABAR.ID - Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar berharap laga timnya melawan Persebaya Surabaya pada pekan ke-23 Liga 1 2019 digelar sesuai jadwal.

Duel Persib vs Persebaya akan berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Sabtu (19/10/2019).

Akan tetapi, laga itu berpotensi ditunda. Sebab, pertandingan tersebut berlangsung satu hari sebelum pelantikan Presiden Republik Indonesia di Jakarta.

Mengingat laga Persib vs Persebaya merupakan duel bertensi tinggi, yang berpotensi menyedot animo masyarakat, kecil kemungkinannya bagi panpel pertandingan Persib mendapatkan rekomendasi izin keamanan dari kepolisian.

Terlebih, situasi di Bandung juga belum terlalu kondusif. Sebab, dalam beberapa pekan terakhir marak terjadinya aksi massa yang dilakukan aliansi mahasiswa yang menolak RUU KUHP dan revisi UU KPK.

Laporan Kekerasan Jurnalis Saat Liputan Demo Mahasiswa Ditolak Polri, AJI: Alasannya Berbelit-belit

"Saya belum tahu, kalau untuk itu (potensi ditunda). Tetapi kami berharap agar pertandingan tetap digelar sesuai jadwal," kata Umuh.

Skuat Persib Bandung saat menghadapi Madura United, Stadion Gelora Bangkalan, Sabtu (5/10/2019)
Skuat Persib Bandung saat menghadapi Madura United, Stadion Gelora Bangkalan, Sabtu (5/10/2019) (Tribun Jabar/Nazmi Abdurrahman)

Hal yang wajar bila Persib menginginkan laga digelar sesuai jadwal. Sebab, bila sampai ditunda, klub berjulukan Maung Bandung kembali harus menunda memainkan laga kandang pada putaran kedua.

Selama putaran dua ini, Persib belum memainkan satu pun laga kandang. Seharusnya, laga kandang pertama Persib pada putaran kedua digelar pada 28 September 2019 menghadapi Arema FC.

Akan tetapi, laga tersebut harus ditunda karena alasan keamanan. Selain itu, penundaan laga yang terlalu sering juga akan sangat merugikan Persib dari sisi teknis.

Sebab, program latihan yang sudah disusun tim pelatih bisa berantakan dan terus mengalami perubahan.

Jangankan Kirim Duit ke Indramayu, Gaji Castinah TKW di Singapura Ini Malah Dipotong Majikan

Bobotoh datang ke Stadion Gelora Bangkalan, Sabtu (5/10/2019)
Bobotoh datang ke Stadion Gelora Bangkalan, Sabtu (5/10/2019) (Tribun Jabar/Nazmi Abdurrahman)

Tak hanya itu, pemain juga bisa kehilangan momentum dan mengganggu mood pemain. Sebelumnya, Yaya Sunarya, sempat mewacanakan agar Maung Bandung tetap bermain meski mengungsi ke daerah lain.

Pelatih fisik Persib itu mengatakan, tim pelatih sudah menyusun segala kemungkinan bila ada laga kandang Persib yang harus ditunda lagi. Soal rencana mengungsi ke daerah lain, Umuh mengaku belum tahu.

Dikatakannya, dia menyerahkan keputusan kepada tim pelatih dan manajemen dalam menentukan langkah terbaik untuk Persib.

"Ya itu, mungkin ada dari tim pelatih yang punya rencana. Karena mungkin, kalau terus ditunda juga bisa merugikan tim. Mungkin nanti tim pelatih akan berkoordinasi dengan manajemen," kata Umuh.

Pemain Persib Bandung Ardi Idrus melepaskan umpan dalam laga kontra Madura United, Stadion Gelora Bangkalan, Sabtu (5/10/2019).
Pemain Persib Bandung Ardi Idrus melepaskan umpan dalam laga kontra Madura United, Stadion Gelora Bangkalan, Sabtu (5/10/2019). (Tribun Jabar/Nazmi Abdurrahman)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Liga 1, Umuh Berharap Tak Ada Lagi Laga Kandang Persib yang Ditunda"

Editor: Ichsan
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved