Warga Gunung Masigit Ditemukan Tergantung di Pohon tapi Kaki Menyentuh Tanah, Ini Kata Polisi

Namun saat ditemukan, posisi pria tersebut bagian lehernya tergantung tetapi kedua kakiknya menempel ke tanah.

Warga Gunung Masigit Ditemukan Tergantung di Pohon tapi Kaki Menyentuh Tanah, Ini Kata Polisi
hilman kamaludin/tribun jabar
Polisi mengevakuasi Hermawanto (34) warga Gunung Masigit, Kecamatan Cipatat, KBB yang ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan kondisi tergantung di atas pohon dengan tali berwarna hitam. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, NGAMPRAH - Seorang pria ditemukan gantung diri di Kampung Kiara Payung, RT 1/3/, Desa Mekarsari, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Selasa (8/10/2019) sekitar pukul 06.30 WIB.

Pria yang diketahui bernama Hermawanto (34) warga Gunung Masigit, Kecamatan Cipatat, KBB itu ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan kondisi tergantung di atas pohon dengan tali berwarna hitam.

Namun saat ditemukan, posisi pria tersebut bagian lehernya tergantung tetapi kedua kakiknya menempel ke tanah.

Polisi menduga posisi tersebut karena ranting pohon yang diganakan untuk gantung diri itu patah.

Kapolsek Padalarang Kompol Supriati, mengatakan, terkait hal tersebut pihaknya masih melakukan penyelidikan dan dugaan sementara, pria tersebut memang gantung diri.

"Kami mendapat laporan dari Babinkamtibmas adanya orang yang gantung diri, setelah kami cek memang betul, kami langsung melakukan olah TKP," ujarnya saat ditemui di lokasi kejadian.

Sejauh ini pihaknya belum bisa memastikan penyebab pria tersebut gantung diri karena masih melakukan pemeriksaan sejumlah saksi dan pihak keluarga korban di Mapolsek Padalarang.

Sementara terkait kondisi tubuh korban, pihaknya memastikan tidak tanda-tanda kekerasan.

Hanya saja dari hidung korban keluar darah yang diduga akibat ikatan tali yang digunakan untuk gantung diri tersebut.

"Ini masih dalam tahap penyelidikan dan untuk korban sudah kami bawa ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung untuk dilakukan autopsi," katanya.(*)

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved