Viral di Media Sosial

Viral, Cerita Pilu PRT Ini Ngaku Disiksa Majikan, Dituduh Penyakitan dan Diberi Makan 1 Kali Sehari

Cerita pilu tentang pembantu asal Indramayu ini menyayat hati, mengaku disiksa majikan, diberi makan hanya 1 kali sehari hingga dituduh penyakitan.

Viral, Cerita Pilu PRT Ini Ngaku Disiksa Majikan, Dituduh Penyakitan dan Diberi Makan 1 Kali Sehari
Facebook: Chun Ming
Cerita pilu tentang pembantu asal Indramayu ini menyayat hati, mengaku disiksa majikan, diberi makan hanya 1 kali sehari hingga dituduh penyakitan 

Cerita pilu tentang pembantu asal Indramayu ini menyayat hati, mengaku disiksa majikan, diberi makan hanya 1 kali sehari hingga dituduh pembawa penyakit

TRIBUNJABAR.ID - Kisah penindasan majikan terhadap pembantu sering terdengar, entah dari luar negeri maupun dari Indonesia sendiri.

Banyak berita mengungkapkan sebuah kejadian miris kelakuan majikan terhadap pembantunya, meski juga ada cerita sebaliknya.

Namun kali ini seorang TKI asal dari Indramayu, Jawa Barat dikirim ke Singapura untuk menjadi pembantu rumah tangga (PRT).

Nahas ia justru pekerjaannya malah tidak diapresiasi oleh sang majikan padahal sudah bekerja dengan baik dan benar di rumah miliknya.

Dilansir dari unggahan video pengguna Facebook Chun Ming, dari Singapura terlihat Jastina menceritakan kisahnya saat menjadi pembantu rumah tangga.

Ternyata Twin-to-Twin Transfusion Syndrome Inilah Dialami Irish Bella, Kenali Gejala-gejala TTTS Ini

Video ini viral setelah pengakuan tersebut menguak bagaimana dia diperlakukan dengan buruk oleh majikannya sambil menangis.

Perempuan ini mengakui keadaan nahasnya menjadi seorang PRT ketika ditanyai oleh seorang perempuan lain yang merekam video tersebut.

Ia mengatakan dia datang ke Singapura dari Indramayu, Jawa Barat.

Perempuan yang menangis didalam video tersebut berharap bisa berhenti dan pergi dari pekerjaannya ini.

Halaman
123
Editor: Hilda Rubiah
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved