Pemprov Jabar Anggarkan Rp 5,2 miliar untuk Bangun Command Center di Gedung Sate

Pemerintah Provinsi Jawa Barat menganggarkan Rp 5,2 miliar untuk membangun command center di Gedung Sate

Pemprov Jabar Anggarkan Rp 5,2 miliar untuk Bangun Command Center di Gedung Sate
Tribun Jabar/Gani Kurniawan
Gedung Sate yang menjadi pusat pemerintahan Pemprov Jabar. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat menganggarkan Rp 5,2 miliar untuk membangun command center di Gedung Sate, Kota Bandung. Pusat informasi dan komando ini tengah dikerjakan dan rencananya akan diluncurkan Desember 2019.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Jawa Barat Setiaji mengatakan Pemprov Jabar memang sudah meluncurkan command center yang diresmikan saat Gubernur Ahmad Heryawan pada 11 Mei 2018. Namun, kata Setiaji command center yang telah ada tersebut akan digunakan untuk penanganan Sungai Citarum.

"Targetnya pada bulan Desember ini mudah-mudahan bisa kita launching. Jadi command center ini kita ngebangun baru, untuk lokasi tetap di Gedung Sate hanya beda blok dengan yang sudah ada," ujar Setiaji si Bandung, Selasa (8/10/2019).

Selain lebih luas, katanya, desain command center baru ini akan disesuaikan dengan kebutuhan terkini dan didesain lebih futuristik. Hal itu senada dengan command center yang dimiliki oleh Kota Bandung.

Terasa Makin Panas, BMKG Prediksi Suhu Udara di Wilayah III Cirebon Meningkat

"Kalau command center yang kemarin kan cuma sedikit ruangannya. Kalau ini seperti di Kota Bandung, selain bentuknya yang lebih futuristik terus ada juga galeri-galeri," katanya.

Nantinya akan ada beberapa ruangan pada command center ini selain ruang kerja unit pusat layanan digital service, yakni ruangan untuk memutar berbagai video tentang Provinsi Jabar.

Command center yang sedang dalam pengerjaan ini, katanya, nantinya dapat diakses oleh masyarakat sebagai tempat wisata baru di kawasan Gedung Sate. Masyarakat bisa datang untuk melihat dan mengenal digital literasi.

"Sebagai edukasi juga. Kami menginformasikan produk-produk digital Pemprov Jabar dan masyarakat bisa turut berpartisipasi," katanya.

Fungsi command center ini, katanya, untuk memonitor beberapa indaktor. Misalnya, lanjut dia, sebagai penanganan bencana dan informasi seperti mengenai arus lalu lintas jalan dan lain-lain.

Bendung Rentang di Majalengka Dikeringkan, Ribuan Warga Ramai-ramai Tangkap Ikan

"Untuk tender Rp 5,2 miliar itu juga beserta peralatan-peralatan yang nantinya ada di dalam command center," katanya.

Setiaji mengatakan 2019 ini pihaknya pun bakal membangun command center di empat kabupaten, yaitu di Indramayu, Garut, Pangandaran, dan Cirebon. Sementara pada 2020, diproyeksikan ada 9 command center yang bakal didirikan.

"Kami pilih daerah yang belum punya command center dan yang sudah siap melaksanakan. Karena Kabupaten Indramayu, Kabupaten, Garut, Kabupaten Pangandaran dan Kabupaten Cirebon sudah menyiapkan perangkat SDM," ujarnya.

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved