Bule Asal Rusia Ditangkap Satpol PP Setelah Linglung di Jalan, Diduga Kehabisan Uang

Seorang warga negara Rusia bernama, Yura (28) terlihat linglung di sekitar Jalan Raya Andong, Ubud, Gianyar, Selasa siang (8/10/2019).

Bule Asal Rusia Ditangkap Satpol PP Setelah Linglung di Jalan, Diduga Kehabisan Uang
ISTIMEWA
Petugas Satpol PP Gianyar mengamankan WN Rusia, Yura yang linglung dan diduga kehabisan uang di Ubud, Selasa (8/10/2019) 

TRIBUNJABAR.ID, GIANYAR - Seorang warga negara Rusia bernama, Yura (28) terlihat linglung di sekitar Jalan Raya Andong, Ubud, Gianyar, Selasa siang (8/10/2019).

Kemudian, Satpol PP Gianyar pun menangkap Yura yang diduga kehabisan uang sehingga terlantar.

"Iya (mengamankan bule Rusia). Dia linglung dan terlantar. Enggak ngamuk cuma terlantar dan linglung," kata Kepala Satpol PP Gianyar I Made Watha, Selasa sore.

Anggota Dewan Terpilih dari 9 Kabupaten di Jawa Barat Ikuti Orientasi di Cimahi Selama Empat Hari

Watha mengatakan, mulanya, pihak kepolisian yang patroli mendapati bule tersebut di pinggir jalan.

Kemudian, WNA itu diserahkan ke Satpol PP untuk penanganan lanjutan. Setelah itu baru dibawa ke Kantor Imigrasi Denpasar dan diperiksa kesehatannya. Nanti, akan dilihat apakah bule tersebut benar-benar depresi atau hanya pura-pura.

"Kalau dia gila, nanti dari tim kesehatan imigrasi tidak dideportasi. Kalau dia tidak gila baru dideportasi," kata Watha.

Jika seandainya dari pemeriksaan kesehatan menyatakan gila, maka bule tersebut akan dibawa ke RS Jiwa Bangli terlebih dahulu.

"Kalau dia gila mungkin penanganan di Bangli. Begitu SOP-nya," katanya.

VIDEO Misteri Goa Jepang di Purwakarta, Tak Bisa Diterangi Pakai Lampu Biasa

Watha mengatakan, dari Januari hingga Oktober 2019, pihaknya sudah menangani satu orang WNA yang linglung. Kemudian enam WNA diamankan karena mengamuk atau depresi.

Dari beberapa kasus yang ia tangani, Watha menyimpulkan para WNA yang diamankan ini rata-rata kehabisan bekal.

"Mereka bukan ngaku (kehabisan bekal) tapi kita simpulkan. Pada umumnya begitu," katanya. (Kompas.com/Imam Rosidin)

Editor: Theofilus Richard
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved