Breaking News:

Tim Panjat Tebing Jabar Kehilangan Satu Medali Emas pada BK PON XX dan Sempat Protes Juri

Tim panjat tebing Jawa Barat kehilangan satu medali emas pada babak kualifikasi PON XX di Surabaya 27 September- 1 Oktober 2019

Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin | Editor: Dedy Herdiana
Istimewa
Tim panjat tebing Jawa Barat berhasil meloloskan 11 atlet untuk berlaga di Pekan Olahraga Nasional XX ( PON XX) 2020 di Papua, setelah menjadi runner up pada BK PON di Surabaya 27 September-1 Oktober 2019. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi AM

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Tim panjat tebing Jawa Barat kehilangan satu medali emas pada babak kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Surabaya 27 September- 1 Oktober 2019.

Jabar berhasil berada di posisi kedua di Zona 2 BK PON dengan meraih 2 medali emas 4 medali Perak, dan 1 Perunggu.

Menurut Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Jabar, Insan Budiman, tim Jabar harusnya mendapatkan 3 medali emas.

“Saya pribadi merasa kami didzolimi oleh juri, atlet kami disebut menginjak hanger padahal tidak, direkaman kami tidak ada menginjak hanger hanya tersentuh  saja,” ujar Insan, di Gedung KONI Jabar, Jalan Pajajaran, Kota Bandung, Jumat (4/10/2019).

Tim Panjat Tebing Jabar Loloskan 11 Atlet Untuk Berlaga di PON XX Papua

Tim Jabar sempat melontarkan protes, namun kata Insan, keputusan juri tidak bisa diganggu gugat jadi pihaknya tidak bisa apa-apa.

“Wiwi harusnya mendapat mendapat medali emas jadi dapat medali perunggu,” ujar Insan.

Insan berharap, ke depan ingin pada penyelenggaraan PON XX  jika ada yang tidak puas dengan keputusan juri bisa langsung ada keputusannya tidak menunggu lama jadi tidak merasa dirugikan.

“Secara teknis harus ada videotron jadi pas main langsung kelihatan benar atau tidak menggunakan hanger sebagai pijakan,” ujar dia.

Meski Pincang, Madura United Tetap Optimistis Bisa Kalahkan Persib Bandung

Prediksi Bobotoh Geulis : Persib Bandung Bisa Menang Lawan Madura United, Kalo Tidak Menang . . .

Di BK PON ini kata Insan, pihaknya tidak melihat  Wiwi gunakan hanger sebagai pijakan, di rekaman yang dimilikinya juga tidak ada.

“Tapi kata juri itu ada (wiwi menginjak hanger) jadi dikurangi nilainya hingga Wiwi yang harusnya mendapat medali emas jadi dapat medali perunggu,” katanya..

Sebetulnya, kata Insan, selain itu timnya mungkin bisa meraih medali lebih banyak tapi pada BK ini  fokus untuk bisa meloloskan atlet. Jabar berada di peringkat 2 dengan meloloskan 11 atlet.

“Dari 11 atlet Jabar yang lolos tersebut 7 atlet merupakan atlet pendatang baru, dan saya bangga atas hasil yang diraih oleh para atlet dan tim ini,” ucapnya.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved