Alokasi Perjalanan Dinas Luar Negeri Anggota DPRD Rp 5 Miliar, Begini Penjelasan Sekwan Kota Bandung

Dijelaskan Salman Fauzi, kegiatan PDLN anggota dewan telah memenuhi prosedural sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Alokasi Perjalanan Dinas Luar Negeri Anggota DPRD Rp 5 Miliar, Begini Penjelasan Sekwan Kota Bandung
Tribun Jabar/Cipta Permana
Sekertaris DPRD Kota Bandung, Salman Fauzi saat dikonfirmasi terkait besaran anggaran PDLN bagi para anggota dewan yang sempat menuai interupsi dalam Rapat Paripurna dengan agenda penetapan pimpinan definitif periode 2019-2024, di DPRD Kota Bandung, Jalan Sukabumi, Kota Bandung, Jumat (4/10/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Cipta Permana
 
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Insiden interupsi yang dilakukan oleh salah seorang anggota dewan dari Fraksi Partai Demokrat, Yusup Supardi terkait biaya Perjalanan Dinas Luar Negeri (PDLN) senilai Rp 5 miliar bagi para anggota dewan saat Rapat Paripurna DPRD Kota Bandung, membuat Sekertaris DPRD Kota Bandung, Salman Fauzi harus bicara.

Dijelaskan Salman Fauzi, kegiatan PDLN anggota dewan telah memenuhi prosedural sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Meski demikian berdasarkan laporan yang diterimanya selama ini anggota DPRD Kota Bandung jarang melakukan PDLN.

“Perjalanan dinas luar negeri yang diproyeksikan bagi 50 orang anggota dewan itu secara administrasi sah dan legal. Penggunaan PDLN di Dewan Kota Bandung, digunakan jika ada undangan dari luar negeri melalui eksekutif," ujarnya saat dikonfirmasi di Gedung DPRD Kota Bandung, Jalan Sukabumi, Kota Bandung. Jumat (4/10/2019).

Anggota Interupsi Pimpinan DPRD Kota Bandung, Sesekali Rapat, Jangan Hadir Pas ke Luar Negeri

Begini Kata Wakil Ketua DPRD Kota Bandung tentang Insiden Interupsi Anggota Dewan Saat Paripurna

Selain itu, terkait pembiayaan PDLN bagi para wakil rakyat yang dialokasikan dalam RAPBD 2020 senilai Rp 5 miliar tersebut, sudah pasti akan melalui rasionalisasi. Maka sejatinya anggaran perjalanan luar negeri tersebut yang lebih besar ada di eksekutif.

Disinggung terkait hasil yang akan diperoleh dalam kegiatan PDLN para wakil rakyat, Salman menjelaskan, bahwa outputnya demi kepentingan pemerintah daerah dan masyarakat Kota Bandung, salah satunya, memperdalam kerja sama di sektor atau bidang yang dianggap prioritas bagi pembangunan atau perkembangan Kota Bandung.

“Kunjungan ini tetap ada manfaatnya, bagi anggota dewan dalam mengembangkan kerja sama yang bisa ditingkatkan. Dan mereka bisa memberikan pengalamannya kepada masyarakat saat mereka kembali ke tengah-tengah masyarakat,” katanya. (Cipta Permana).

Penulis: Cipta Permana
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved