Sabtu, 9 Mei 2026

Kuliner Bandung

Gurihnya Martabak Tuna Kani Mentai ala Martabak Mertua, Porsinya Banyak

Beragam cara dilakukan oleh para praktisi kuliner untuk menarik banyak pelanggannya. Seperti halnya Kedai Martabak Mertua yang menyajikan kuliner mar

Tayang:
Penulis: Fasko dehotman | Editor: Theofilus Richard
Tribun Jabar/Fasko Dehotman
Sajian martabak tuna kani mentai khas Kedai Martabak Mertua. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Fasko Dehotman

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Beragam cara dilakukan oleh para praktisi kuliner untuk menarik banyak pelanggannya.

Seperti halnya Kedai Martabak Mertua yang menyajikan kuliner martabak seafood di Bandung.

Martabak itu adalah martabak tuna kani mentai yang menjadi varian menu martabak baru.

Martabak tuna kani mentai memiliki ukuran cukup besar, serta terdapat taburan aneka toping di bagian atasnya.

Dalam sajiannya, satu porsi martabak tuna kani mentai dibagi menjadi 12 potong.

VIDEO Menyantap Lezatnya Ayam Tepung Sambal Matah Rasa Pedas Segar di Nakama Cafe & Boardgame

Isiannya terdiri dari potongan ikan tuna, olahan daging kepiting, dan diguyur saus mentaiko.

Untuk komposisi bahannya tidak jauh berbeda dengan martabak asin lainnya.

Di antaranya diolah dari bahan tepung terigu, telur, daun bawang, bawang bombay, olesan wisman, dan mentega khusus.

Ketika dicicipi, adonan martabaknya meninggalkan jejak rasa asin manis yang pas di lidah.

Semakin dikunyah lebih dalam, anda akan merasakan lembutnya potongan daging tuna dan kepiting yang berpadu rasa gurih.

Tekstur martabaknya juga terasa sangat lembut. Bahkan satu potongan martabaknya mudah dikunyah dalam satu suapan saja.

Agar makin lezat, guyuri sambal tomat di bagian atas martabak, lalu dicocolkan ke kuah cuka yang disajikan terpisah.

Salah satu pemilik Martabak Mertua, Alan Okadenan, menuturkan bahwa martabak seafood ini hasil inovasi dari menu martabak tuna sebelumnya.

"Martabak tuna kani mentai merupakan martabak fusion, perpaduan cita rasa lokal dan Jepang. Tujuan dihadirkannya, agar menarik minat anak muda makan martabak racikan kami," ujar Alan kepada Tribun Jabar, ditemui di Kedai Martabak Mertua, Jalan Dipati Ukur No 84A, Kota Bandung, Senin (9/9/2019).

Untuk menghasilkan martabak tuna kani mentai yang lezat, Alan mengaku, memasaknya menggunakan cetakan (loyang) khusus martabak tanpa campuran mentega.

Hal ini dilakukan agar martabak tersebut bisa tercetak sempurna, matangnya merata, dan tidak lengket.

"Sajian martabak tuna kani mentai ini tentu berbeda dari yang lain. Bisa dibilang, kami adalah pioner menu martabak seafood di Bandung," kata Alan.

Kisah Sukses Pemilik Baper Dimsum Jajanan Kali Lima Banyak yang Rela Antre Paling Disukai di Bandung

Alan mengaku, proses penyajian martabak tuna kani mentai menghabiskan waktu kurang lebih 10-15 menit.

"Kami membuatnya tidak terlalu lama, meski begitu cita rasa lezatnya tetap terjaga, dan mengedapankan bahan-bahan yang berkualitas," tambah Alan.

Satu porsi martabak tuna kani mentai yang berisikan 12 potong, dijual Rp 68.000.

Bagi anda yang tertarik mencicipnya, bisa kunjungi cabang kedai mereka di Jalan Dipati Ukur No 84A, Lebakgede, Kecamatan Coblong, Kota Bandung.

Martabak Mertua Dipatiukur buka setiap hari pada pukul 15.00 hingga 22.00.

Serunya Bermain Boardgames Sambil Mencicipi Aneka Menu Fusion di Nakama Cafe & Boardgame

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved