Hari Batik Nasional
Uniknya Shibotik, Batik Kekinian Padukan Gaya Jepang dan Tradisional
Setiap tanggal 2 Oktober diperingati sebagai Hari Batik Nasional. Pada hari ini juga banyak orang memposting tengah
Penulis: Putri Puspita Nilawati | Editor: Ichsan
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Putri Puspita
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Setiap tanggal 2 Oktober diperingati sebagai Hari Batik Nasional. Pada hari ini juga banyak orang memposting tengah mengenakan batik di media sosial.
Batik adalah satu dari sekian banyak warisan budaya yang sampai kini dilestarikan.
Jika sebelumnya batik dianggap kolot dan hanya digunakan oleh orang tua, saat ini batik berkembang di dunia fesyen.
Berbagai desainer pakaian mulai membuat inovasi dengan membuat pakaian yang dipadukan dengan kain batik.
Modelnya pun beragam, tidak hanya dibuat untuk pakaian formal, saat ini batik juga telah dikembangkan menjadi pakaian modis yang bisa digunakan sehari-hari.
Seperti halnya yang dilakukan oleh founder Shibotik, Putri Urfanny Nadhiroh (26) yang telah membuat inovasi batik dengan nama Shibotik sejak 2014.
• Kabupaten Bandung Barat Buka 350 Formasi CPNS, Ini yang Dibutuhkan, Seleksinya Oktober
Shibotik berasal dari kata shibori dan batik. Putri memadukan gaya Jepang dan tradisional pada batiknya.
"Ide Shibotik ini mulanya dari tugas kuliah rintang warna dimana batiknya dibuat dengan teknik celup dan ikat shibori dari Jepang," ujar Putri saat dihubungi, Rabu (3/10/2019).
Putri menjelaskan untuk pembuatan batik ini sebenarnya teknik yang digunakan adalah sama seperti celup ikat jumputan.
Pembedanya adalah teknik pembuatan, cara melipat, dan karakter warna yang digunakan sebagai ciri khas shibori.
Shibori identik dengan warna biru dengan pewarna indigo warna alam. Oleh karena itu di Shibori Batik lebih banyak warna biru natural yang cocok dipadukan dengan warna apapun untuk dikombinasikan.
Kurangnya minat generasi milenial untuk menggunakan batik pada saat itu menjadi alasan tersendiri untuk Putri mengembangkan batik.
• Setelah Pamer 3 Istri Cantik, Fadil Muzakki Jadi Sorotan Karena Tidur saat Sidang DPR, Ada Fotonya
"Tujuannya ingin membuat karya kain yang bisa digunakan oleh anak muda. Alasan saya mengambil konsep shibori juga karena elemennya yang minimalis, modern, dan tidak menghilangkan nilai tradisionalnya," ujar lulusan ITB jurusan tekstil ini.
Shibotik yang resmi diluncurkan pada 2015 ini memang justru lebih banyak diminati oleh kalangan ibu-ibu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/berbagai-jenis-model-shibotik-dengan-gaya-berbeda.jpg)