Korea Utara Diduga Tembakkan Rudal Balistik, Jatuh di ZEE Jepang
Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe mengutuk peluncuran rudal balistik yang jatuh di perairan Zona Ekonomi Eksklusif Jepang (ZEE).
Kazianis menambahkan, Korea Utara tampaknya ingin mendorong AS mundur dari tuntutan-tuntutan denuklirisasi penuh hanya dengan imbalan janji-janji pelonggaran sanksi.
Trump mengecilkan serangkaian peluncuran jarak pendek Korea Utara baru-baru ini. September lalu, Trump mengatakan bahwa AS dan Korea Utara, "Tidak memiliki perjanjian mengenai rudal jarak pendek."
Korea Utara melanjutkan serangannya terhadap Korea Selatan dalam sebuah komentar di surat kabar resminya pada hari Rabu. Korea Utara mengkritik latihan militer bersama AS dan Korea Utara sebagai latihan yang agresif.
"Akar penyebab kebuntuan dalam hubungan Utara-Selatan terletak, singkatnya, dalam perilaku berbahaya pemerintah Korea Selatan," kata komentar Rodong Sinmun.
Lee Sung-yoon, Profesor Studi Korea di The Fletcher School di Tufts University, mengatakan Korea Utara telah mendaur ulang strategi carrot-and-stick dengan AS berkali-kali di masa lalu dengan sukses.
Wahyu Rahmawati/Sumber: Reuters
Artikel ini tayang di Kontan dengan judul Korea Utara kemungkinan menembakkan rudal balistik dari kapal selam
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/rudal-balistik-antarbenua-hwasong-15.jpg)