Angin Duduk Sebabkan Kematian Mendadak, Bukan karena Kerokan, Ini Perbedaannya dengan Masuk Angin

Serangan jantung tersebut yang menyebabkan kematian mendadak, yaitu hanya butuh waktu 15-30 menit.

Angin Duduk Sebabkan Kematian Mendadak, Bukan karena Kerokan, Ini Perbedaannya dengan Masuk Angin
shutterstock
Kerokan pakai alat bantu kayu. 

Angin duduk sebabkan kematian mendadak, bukan disebabkan kerokan, ini perbedaannya dengan masuk angin

TRIBUNJABAR.ID - Angin duduk atau angina adalah penyakit gangguan jantung yang ditandai dengan nyeri dada akibat otot-otot jantung kurang mendapat pasokan darah.

Penyakit angin duduk terjadi secara tiba-tiba.

Banyak yang mengatakan gejala angin duduk sulit diketahui karena mirip dengan penyakit masuk angin.

Berikut perbedaan gejala angin duduk yang dilansir dari hellosehat dan alodokter.

Masuk angin biasanya ditandai dengan nyeri atau rasa tidak nyaman pada perut bagian atas.

Mengenal ALS, Penyakit yang Menyebabkan Pencipta SpongeBob Meninggal Dunia

Nyeri tersebut dapat menetap atau terjadi berulang-ulang dalam jangka waktu tertentu.

Gejala masuk angin lainnya seperti tidak enak badan, perut kembung atau begah, sering sendawa, nafsu makan menurun, mual, atau muntah.

Sementara angin duduk memiliki ciri khas yakni rasa sakit di bagian dada. Walaupun tidak semua rasa sakit di dada termasuk penyakit angin duduk.

Ilustrasi Serangan Jantung pada perempuan
Ilustrasi Serangan Jantung pada perempuan (The Heart Attack Blog)

Gejala angin duduk umumnya muncul setelah beraktivitas seperti olahraga berat, gangguan emosi, cuaca dingin, atau setelah makan.

Halaman
1234
Penulis: Fidya Alifa Puspafirdausi
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved