Senin, 13 April 2026

Sosok Permadi, Politikus Gerindra yang Disebut Berniat Lengserkan Jokowi

Ace menilai apa yang dilakukan oleh Permadi merupakan tindakan aneh dan sebagai bagian dari parasit demokrasi.

Editor: Ravianto
Kompas.com/Nibras Nada Nailufar
Permadi usai dimintai keterangan sebagai saksi kasus makar dengan tersangka Sri Bintang Pamungkas di Mapolda Metro Jaya, Jumat (16/12/2016). 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA -  Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily angkat bicara terkait pernyataan politikus senior Partai Gerindra Permadi yang berniat melengserkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebelum pelantikan.

Ace menilai apa yang dilakukan oleh Permadi merupakan tindakan aneh dan sebagai bagian dari parasit demokrasi.

"Mereka seharusnya menghormati pilihan rakyat yang telah memilih Jokowi-Kiai Ma’ruf sebagai Capres dan Cawapres terpilih," kata Ace Hasan saat dihubungi, Senin (30/9/2019).

Untuk itu, Ace mengingatkan kepada massa mahasiswa yang turun ke jalan, untuk mewaspadai gerakan yang dilakukan Permadi cs.

Bahkan, Ace menuding Permadi cs sebagai penumpang gelap dalam aksi-aksi mahasiswa.

"Orang-orang ini menjadi penumpang gelap dari kemurnian aksi mahasiswa. Tak sepantasnya mereka ini menunggangi gerakan mahasiswa yang lebih mengedepankan gerakan moral, bukan gerakan politik yang mereka agendakan," ucap Mantan Jubir TKN Jokowi-Ma'ruf ini.

Sebelumnya, Politikus senior Partai Gerindra, Permadi mengungkapkan secara terang-terangan ingin melengserkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebelum pelantikan pada 20 Oktober 2019, mendatang.

Niat Permadi ini disampaikan usai menggelar pertemuan tertutup dengan mantan Danjen Kopassus, Mayjen (Purn) Sunarko hingga Sekjen Forum Umat Islam (FUI) Muhammad Al Khaththath di kediaman Permadi beberapa waktu lalu.

Siapa sosok Permadi?

Dikutip dari Wikipedia.org, KRT Permadi Satrio Wiwoho atau biasa dikenal dengan nama Permadi, SH lahir di Semarang, Jawa Tengah, 14 Mei 1940.

Namun ada sumber lain yang menuliskan kelahiran tanggal 16 Mei 1940.

Sosok Permadi sangat menyukai warna hitam.

Hal itu terlihat dari setiap pakaian yang dikenakannya.

Permadi
Permadi (DOK KOMPAS.COM)

Ia selalu memakai tas kecil yang selalu diapit tangan dan yang paling unik dia selalu memakai taksi untuk kegiatan di luar gedung DPR.

Permadi menceritakan, alasan kecintaannya menggunakan pakaian hitam berawal dari kebiasaan yang diterapkan oleh Poernomo (ayah Permadi) sejak kecil.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved