Rabu, 22 April 2026

Aa Gym Prihatin Terhadap Kondisi Bangsa, Doakan agar Indonesia Lebih Baik di Tanah Suci

Pimpinan Pontren Daarut Tauhid, Abdullah Gymnastiar mengaku prihatin atas banyaknya unjuk rasa yang berujung ricuh di beberapa daerah di Indonesia.

Penulis: Haryanto | Editor: Dedy Herdiana
instagram
KH Abdullah Gymnastiar yang akrab disapa Aa Gym 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Haryanto

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pimpinan Pondok Pesantren Daarut Tauhid, Abdullah Gymnastiar mengaku prihatin atas banyaknya musibah yang terjadi di Indonesia akhir-akhir ini.

Kebakaran hutan yang asapnya tak kunjung reda, bencana kemanusiaan di Papua, bencana alam di Ambon, termasuk banyaknya unjuk rasa yang berujung ricuh di beberapa daerah di Indonesia.

Hal tersebut dikatakannya saat dikonfirmasi mengenai kondisi bangsa Indonesia saat ini oleh Tribun Jabar melalui pesan singkat pada Minggu (29/9/2019).

Dai yang akrab disapa Aa Gym itu saat ini sedang berada di Arab Saudi untuk melaksanakan ibadah umroh.

Di Tanah Suci, Aa Gym juga turut mendoakan bangsa Indonesia yang sedang bergejolakm bisa segera kembali tenang dan kondusif.

Tak Ada Aa Gym, Ini Foto-foto Aksi Massa Mujahid 212 Bergerak ke Istana Negara, Protes Jokowi

Dikabarkan akan Ada Aksi Mujahid 212, Aa Gym Pilih Tak Ikut, Fokus Urus Pesantren Saja

"Aa di sini prihatin dan terus mendoakan supaya negeri kita ini benar-benar kembali nyaman dan damai," kata Aa Gym menjelaskan.

Ia menyebutkan bahwa meski banyak perbedaan pendapat namun harus tetap mengedepankan kearifan atau kebijaksanaan.

Sebab diketahui pula bangsa Indonesia ini memiliki semboyan Bhinneka Tunggal Ika.

Selain kearifan, masyarakat pun harus memiliki semangat untuk bersaudara dan sukses secara bersama.

Serta Aa Gym mengingatkan kepada seluruh pihak jangan melakukan tindakan kekerasan kepada siapapun.

Lebih khusus menyoroti adanya sejumlah unjuk rasa mahasiswa maupun kelompok masyarakat lainnya.

"Pihak manapun tidak melakukan kekerasan, karena kekerasan akan menorehkan luka lahir dan luka bathin. (Kekerasan) bisa menimbulkan kebencian dan kedendaman yang tidak membawa kebaikan," ujar dia.

Aa Gym mengatakan dalam hal penyampaian pendapat, meski ada perbedaan tapi harus disampaikan dengan aturan dan rambu-rambu yang benar.

Khususnya tidak harus saling menyakiti sesama manusia, khususnya lagi sebagai bangsa Indonesia.

Dengan demikian dia berharap tidak ada lagi tindakan kekerasan oleh siapapun terhadap siapapun.

"Karena Indonesia adalah rumah kita bersama dan kita semua saling bersaudara. Mudah-mudahan kita bisa terus belajar dari kesalahan-kesalahan sehingga tidak ada lagi tindakan kekerasan terhadap sesama," ucapnya mengakhiri.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved