Spanduk Bertuliskan Protes Soal Calo e-KTP Terpampang di Taman Pemkot Cimahi, Langsung Ditertibkan

Di Taman Pemkot Cimahi, kini terpampang sebuah spanduk bertuliskan permohonan kepada Wali Kota Cimahi.

Spanduk Bertuliskan Protes Soal Calo e-KTP Terpampang di Taman Pemkot Cimahi, Langsung Ditertibkan
ISTIMEWA
Spanduk soal calo e-ktp di Taman Pemkot Cimahi 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Syarif Pulloh Anwari

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Di Taman Pemkot Cimahi, kini terpampang sebuah spanduk bertuliskan permohonan kepada Wali Kota Cimahi.

Dalam spanduk tersebut, tertulis sebuah pesan yang menginginkan agar Wali Kota Cimahi menghentikan percaloan pembuatan e-KTP.

Kalimat dalam spanduk itu tertulis "Stop Pungli! Stop Percaloan! Bapak Walikota Tolong Kami, Buka Mata Anda!! Hentikan Percaloan E-KTP,"

Selain spanduk, terdapat poster yang bertuliskan "Cara Mengurus e-KTP, Bawa Berkas Ke Disdukcapil = Surat KeteranganKeterangan. Bawa Berkas + 600 ribu ke Calo = E-KTP Langsung Jadi,"

Hendak Susul Kendaraan di Depan, Mobil Elf Tabrak Motor, Pengendara Motor Tewas

Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketertiban Masyarakat Satpol PP Kota Cimahi, Titi Ratna Kemala, bahwa pihaknya langsung menertibkan spanduk dan poster tersebut.

"Pas saya datang sekitar pukul 06.30 WIB, sudah terpasang, kemudian ada yang lapor ke saya. Langsung dicopot. Ada dua spanduk dan sekitar 20 selembaran," kata Titi Ratna Kemala, Jumat (27/9/2019).

selembaran soal calo e-KTP
selembaran soal calo e-KTP (ISTIMEWA)

Titi menduga spanduk dan poster tersebut dipasang pada dini hari.

Sementara itu, Kepala Disdukcapil Kota Cimahi, M Suryadi, mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan investigasi perihal poster dan spanduk terpasang di sekitar Taman Pemkot Cimahi.

"Ini harus saya selesaikan. Saya akan investigasi, ingin tangkap siapa pelakunya," kata Kepala Disdukcapil Kota Cimahi, M Suryadi.

Ia juga memastikan bahwa pembuatan e-KTP tidak dipungut biaya sepeser pun.

Suryadi menambahkan, jika ada calo pembuatan e-KTP, maka kemungkinan ada orang dalam yang terlibat, baik dari unsur Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Tenaga Harian Lepas (THL).

"Kalau terbukti ada PNS saya akan kembalikan ke BKD (Badan Kepegawaian Daerah). Kalau ada THL, saya akan berhentikan langsung karena saya punya kewenangan itu," katanya Suryadi.

PENYEBAB Ibu Indramayu Berani Bayar Algojo Buat Bunuh Anak, Muak Diporoti, Disiksa Jika Tak Dituruti

Kabar Gembira untuk Penggemar Film Superhero, Spiderman Kembali ke Marvel Cinematic Universe

Penulis: Syarif Pulloh Anwari
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved