Selasa, 14 April 2026

Rumahnya Dibongkar tapi Hanya Sebagian, Indah Herlina: Alhamdulillah Satpol PP Masih Punya Hati

"Ya alhamdulillah, Satpol PP pengertian, masih punya hati, jadi sekarang cuma bagian belakang saja bagian depannya tidak jadi dibongkar," ucap dia.

Tribun Cirebon/Handhika Rahman
Indah Herlina saat pembongkaran bangunan rumahnya di Jalan Cimanuk Timur, Kabupaten Indramayu, Kamis (26/9/2019). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU- Seorang warga penggusuran bangunan liar di Jalan Cimanuk Timur, Kabupaten Indamayu, Indah Herlina (47) mengaku sempat bersitegang dengan pihak Satpol PP Indramayu.

Hal tersebut disampaikan Indah Herlina karena tidak terima bangunan yang sudah puluhan tahun yang ia tempati itu akan digusur.

"Perjanjiannya kan hanya 15 meter dari tanggul, ya kalau begitu berarti tidak sampai ke depan. Ini mah waktu itu mau dibongkar semua," ujar Indah Herlina saat ditemui Tribincirebon.com, Kamis (26/9/2019).

Diceritakan Indah Herlina, untuk mempertahankan haknya tersebut, ia meminta bantuan dari pemerintah kecamatan.

Ia juga menyertai bukti-bukti ukuran bahwa jika hanya 15 meter dari tanggul, bangunan rumah yang digusur hanya bagian belakang.

"Ya alhamdulillah, Satpol PP pengertian, masih punya hati, jadi sekarang cuma bagian belakang saja bagian depannya tidak jadi dibongkar," ucap dia.

Satpol PP Indramayu Bongkar Lagi Bangunan Liar di Jalan Cimanuk Timur, Sempat Terhenti Karena Ricuh

Satpol PP Bongkar Bangunan Liar di Jalan Cimanuk Timur Indramayu, Ibu-ibu dan Anak-anak Menangis

Ia juga berterima kasih dan memahami bahwa bangunan rumahnya mesti dibongkar karena berdiri di atas tanah negara.

Adapun bangunan yang dibongkar, disebutkan Indah Herlina ialah ruang kamar tidur dan ruang kamar mandi.

Bangunan yang masih tersisa sekarang hanya ada empat ruangan. Ruangan tersebut akan ditempati olehnya bersama 4 orang keluarga lainnya.

"Ya alhamdulillah saja, meskipun ruangannya kecil-kecil kalau dibilang muat ya segini tidak muat," ucap dia.

Rencananya, dalam waktu dekat ia akan merenovasi bangunan rumah tersebut agar tidak bolong pascapembongkaran.

Dirinya juga akan membangun kamar mandi dadakan untuk keperluan mandi, cuci, kakus (MCK) keluarga.

"Syukuri saja, Mas, saya sudah tidak punya rumah lagi. Semoga nanti digantiin sama Allah," ucapnya.

Sumber: Tribun Cirebon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved