Pembunuhan di Sukabumi

Terungkap Fakta Baru, Penyebab Perilaku Aneh 2 Remaja di Sukabumi Kerap Lampiaskan Nafsu Dengan Ibu

Dari pembunuhan sadis di Sukabumi, terungkap fakta ternyata RG dan RS sudah terbiasa melakukan hubungan intim atau hubungan badan dengan ibu kandung.

Penulis: Widia Lestari | Editor: Kisdiantoro
Kompas.com
Tiga tersangka pembunuhan sadis bocah 5 tahun di Sukabumi. Dua anak dan ibu tersebut ternyata terbiasa lakukan hubungan intim (inses). 

Setelah membunuh, ibu dan anak kandung itu malah berhubungan intim di dekat korban yang sudah meninggal.

"Setelah korban dicekik, ibu dan anak kandungnya ini melakukan hubungan intim di dekat korban," ujar Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi.

 Bunuh Bocah 5 Tahun, Ibu dan Anak Berhubungan Badan di Samping Jenazah, Terancam Penjara 15 Tahun

Kemudian, ibu dan dua anak kandungnya itu menghanyutkan korban di Sungai Cimandiri.

Diketahui, Sungai Cimandiri itu letaknya dekat dari rumah pelaku.

Rumah korban berada di Situmekar, Lembursitu, Sukabumi.

Sekitar pukul 13.00 WIB, jasad korban pun ditemukan di kawasan Wangunreja, Nyalindung, Sukabumi.

Nuji, Nanay, dan Mumung menemukan jasad bocah yang tersangkut di antara bebatuan Sungai Cimandiri.

Mereka pun langsung bergegas melaporkannya pada polisi.

Hasil otopsi, korban banyak mengalami luka.

Mulai dari luka memar melingkar di leher hingga lidah patah.

Selain itu, ada pula luka pada organ intim.

Akibat perbuatannya, satu keluarga yang terdiri dari ibu dan dua anak itu mereka ditetapkan sebagai tersangka.

Ia dijerat Pasal 80 ayat 3, pasal 81 dan pasal 82 UURI No. 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UURI No. 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak, dengan ancaman hukuman 15 (lima belas) tahun penjara.

Ibu dan Anak Kandung Sering Hubungan Intim

Terungkap ibu pembunuh yang menghabisi bocah angkat di Sukabumi, SR (35) ternyata kerap berhubungan intim dengan anaknya.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved