Kunjungan Wisatawan Ke Stone Garden Setiap Tahun Meningkat, PAD KBB Pun Bertambah

Objek Wisata Stone Garden yang ada di Desa Gunung Masigit, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat sudah banyak dikunjungi wisatawan mancanegara

Kunjungan Wisatawan Ke Stone Garden Setiap Tahun Meningkat, PAD KBB Pun Bertambah
Istimewa
Bupati Bandung Barat Aa Umbara saat menghadiri peringatan hari jadi Stone Garden ke-5. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Objek Wisata Stone Garden yang berada di Kampung Giri Mulya, Desa Gunung Masigit, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB) sudah banyak dikunjungi wisatawan mancanegara, sehingga bisa meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Bahkan, setiap tahun kunjungan wisatawan mancanegara itu jumlahnya terus mengalami peningkatan karena banyak yang mengetahui objek wisata tersebut dari media sosial yang diabadikan oleh pengunjung.

"Jadi biasanya orang datang lalu foto-foto (di Stone Garden), hingga akhirnya Stone Garden semakin dikenal luas oleh masyarakat," ujar Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Stone Garden, Sukmayadi Suwerna, Rabu (25/9/2019).

Wujudkan Geopark Nasional Baru di Jabar, Objek Wisata Stone Garden di KBB Segera Ditata Ulang

Ia mengatakan, pada September 2014 lalu, pengunjung Stone Garden belum terlalu banyak, bahkan hanya diminati wisatawan lokal dari kalangan pelajar atau mahasiswa saja, namun saat ini wisatawan mancanegara sudah mulai bermunculan.

Atas hal tersebut, saat ini Stone Garden sudah mampu memberikan pemasukan PAD, seperti dari tiket, kegiatan foto preweding atau shooting film dan saat ini sudah ditambah spot foto selfi, gazebo, 16 warung kuliner jajanan dan keberadaan home stay.

"Tahun depan rencananya akan ada bantuan CSR dari sejumlah pabrik untuk membuat lahan parkir karena kondisi lahan parkir saat ini hanya bisa menampung sekitar 18 bus, jadi tidak memadai dengan semakin banyaknya wisatawan yang datang," katanya.

Ia mengatakan, untuk tiket masuk bagi wisatawan ke Stone Garden yakni sebesar Rp 8.000 per orang, bagi pelajar Rp 4.000 tapi itu belum termasuk tiket masuk kendaraan, sedangkan untuk home stay total ada 9 unit, dimana tarif satu rumah Rp 75.000 per malam.

Promotion Day Gebyar BLU PPSDM Geominerba, Acara Diakhiri Geowisata ke Stone Garden

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) KBB, Sri Dustirawati, mengatakan, PAD dari Stone Garden ini memang cukup lumayan karena angkanya bisa mencapai Rp 60 juta per tahun.

"Kami juga terus berupaya mengembangkannya dengan tetap menjaga unsur konservasi, pemeliharaan lingkungan, dan pendidikan," katanya.

Berdasarkan data Disparbud KBB, pada tahun 2014 pengunjung hanya 9.987, pada tahun 2015 naik 127.171, tahun 2016 sempat turun menjadi 77.697, namun naik kembali pada tahun 2017 menjadi 120.258, dan 2018 sebanyak 439.778 wisatawan.

Dari jumlah total tersebut terdiri dari wisatawan nusantara 388.792, mancanegara 4.543, pelajar 22.531, komunitas 13.665, preweding 3.052, dan shooting 14. Sementara untuk kunjungan wisatawan hingga bulan Juni 2019 total sudah ada 68.612 wisatawan.

"Kami optimistis hingga akhir tahun nanti jumlah kunjungan bisa mencapai diangka lebih dari 100.000 pengunjung," kata Sri.

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved