Viral Video Warga Sumedang Protes Soal Beras BNPT, Ternyata Gara-gara Jumlah Beras Kurang 2 Kg
Sebuah video beredar di Kabupaten Sumedang memperlihatkan beberapa warga memprotes Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang diterima.
Penulis: Seli Andina Miranti | Editor: Theofilus Richard
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Seli Andina Miranti
TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Sebuah video beredar di Kabupaten Sumedang memperlihatkan beberapa warga memprotes Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang diterima.
Dalam video tersebut, warga memprotes dan mengaku kecewa BPNT berupa beras yang diterima berkurang sebanyak dua kilogram dari jumlah beras yang diterima pada bulan-bulan sebelumnya.
Rupanya, peristiwa yang terekam video tersebut terjadi di Desa Cimarias, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang.
Kejadian tersebut dibenarkan Yaya (60), Ketua RW01, Kampung Neglasari, Desa Cimarias, ketika ditemui Tribun Jabar di kediamannya, Senin (23/9/2019).
"Iya benar terjadi di kampung ini, Sabtu (21/9) lalu," ujar Yaya.
• Ingin Hangatkan Diri Pakai Tungku Api karena Kurang Sehat, Nenek Hadsih Malah Tewas Terpanggang
Yaya mengatakan, peristiwa tersebut terjadi di warung agen Brilink yang menjadi agen BPNT di RW 01 Kampung Cimarias.
Yaya mengatakan, sesuai dengan video yang beredar dari grup chat Whatsapp tersebut, warga melakukan protes pada agen BPNT terkait jumlah bantuan beras yang diterima oleh Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
"Kan sebelumnya dapat beras itu sekarung isi 10 kilogram, eh kali ini isinya berkurang dua kilogram, jadi cuma delapan kilogram," ujar Yaya.
Yaya mengatakan, warga melakukan protes karena merasa dicurangi dan mempertanyakan kemana dua kilogram beras yang tidak diterima mereka.
• Tolak Revisi UU KPK dan RKUHP, Ratusan Mahasiswa Berunjuk Rasa di DPRD Kota Cirebon
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/cimarias-sumedang.jpg)