Selasa, 28 April 2026

Lima Hari Dikubur Mbah Pani Keluar dari Liang Pertapaan Topo Pendem, Petugas Sebut Kondisinya Bagus

Lima hari dikubur Mbah Pani keluar dari liang pertapaan topo pendem. Petugas puskesmas mengatakan kondisi Mbah Pani bagus.

Editor: taufik ismail
Tribun Jateng/Mazka Hauzan Naufal
Saat-saat Mbah Pani keluar dari liang kubur tapa pendem. 

TRIBUNJABAR.ID, PATI - Topo pendem yang dilakukan Mbah Pani berakhir hari ini, Jumat (29/9/2019).

Selama lima hari Mbah Pani dikubur dalam sebuah liang.

Mbah Pani merupakan warga Desa Bendar, RT 3 RW 1, Kecamatan Juwana, Pati.

Liang kuburnya dibongkar, Jumat (20/9/2019) pukul 16.30 WIB.

Pembongkaran ini lebih awal satu jam dari rencana sebelumnya.

Sedianya, liang tersebut akan dibongkar setelah Magrib.

Pihak keluarga dibantu warga membongkar liang kubur pertapaan menggunakan cangkul.

Setelah papan penutup liang tampak, pipa pralon yang digunakan Mbah Pani untuk saluran pernapasan dan berkomunikasi dengan keluarga disingkirkan.

Ketika papan penutup dibuka, Mbah Pani terbaring menyamping menghadap kiblat, dengan posisi tangan kanan berada di bawah.

Ia masih mengenakan kain kafan.

Mbah Pani tampak pucat dan lemas.

Tapa pendem Mbah Pani.
Tapa pendem Mbah Pani. (Tribun Jateng/Mazka Hauzan Naufal)

Keluarga segera turun ke liang untuk memberi makan dan minum kepada Mbah Pani.

Sebelum Mbah Pani beranjak dari lokasi, keluarga juga memandikan Mbah Pani dengan air bunga.

Setelahnya, kain kafan yang masih dikenakan Mbah Pani dilepaskan, kemudian ia diselimuti sarung.

Dibantu keluarga, Mbah Pani lalu keluar dari liang pertapaan.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved