Kamis, 23 April 2026

Polisi Sumedang Razia Toko Jamu Cari Kopi Cleng, Penjualnya Langsung Dimintai Keterangan

Polisi Sumedang razia toko jamu cari Kopi Cleng. Penjualnya langsung dimintai keterangan.

Penulis: Mega Nugraha | Editor: taufik ismail
istimewa
Polisi dan Satpol PP razia toko jamu cari Kopi Cleng. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha Sukarna

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - ‎Aparat Polsek Cimanggung merazia sejumlah kios warung jamu di wilayahnya pada Rabu (18/9/2019), menyusul sejumlah warga keracunan setelah mengkonsumsi Kopi Cleng, yang diyakini meningkatkan stamina.

Pantauan Tribun, selain melibatkan polisi, ‎razia juga melibatkan Satpol PP Kecamatan Cimanggung. Mereka mendatangi empat toko jamu.

"Dari empat toko jamu, ada dua toko jamu yang menjual Kopi Cleng," ujar Ican, petugas Satpol PP Cimang‎gung‎.

Kopi saset itu kemudian diamankan oleh polisi dan Satpol PP ke Mapolsek Cimanggung.

Pemiliknya juga turut diamankan untuk didata dan dimintai keterangan.

"Tadi ada dua dus Kopi Cleng yang turut diamankan petugas. Dibawa ke Polsek Cimanggung, pemiliknya juga dimintai keterangan," ujar Ican.

Salah satu pemilik kios warung, Dedi (40) mengatakan ia sudah menjual Kopi Cleng sejak setahun terakhir.

Selama itu, banyak yang membeli kopi tersebut dan diseduh di kiosnya yang berada di Jalan Raya Bandung-Garut itu.

"Dijualnya Rp 15 ribu per gelas. Yang belinya kebanyakan pria, sejauh ini tidak ada masalah," kata dia.

Baru kali ini saja ia mendapat kabar ada warga di Sumedang yang mengonsumsi kopi penambah stamina itu kemudian mengalami gangguan kesehatan.

"Barangnya diantar sama sales, katanya diproduksi di Bandung tapi saya enggak tahu dimana di produksinya," kata Dedi.

Kapolsek Cimanggung Kompol Kuswanto mengatakan razia ini menindaklanjuti intruksi Kapolres Sumedang AKBP Hartoyo terkait warga keracunan.

"Sesuai intruksi Kapolres Sumedang melaksanakan operasi sekaligus mengamankan Kopi Cleng yang diduga izin edarnya bermasalah. Selain itu, keberadaanya membahayakan warga jika dikonsumsi," kata Kompol K‎uswanto.

Ia menambahkan, razia itu sekaligus upaya pencegahan terhadap jatuhnya korban akibat mengonsumsi minuman serbuk tersebut.

"Selagi belum ada korban kami mengamankan barang tersebut. Kami juga ingatkan pada para pemilik toko jamu untuk tida menjualnya lagi karena membahayakan," ujar Kompol Kuswanto.

Minum Kopi Cleng Dua Hari Berturut-turut, Reddy Jadi Balelol dan Bicaranya Meracau

Ini Jumlah Pasti Korban Kopi Cleng dan Kopi Jantan di Sumedang, Tinggal Satu yang Dirawat

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved