Polisi Temukan Motor Curian dan STNK Palsu Saat Operasi Patuh Lodaya di Tasikmalaya

Satlantas Polres Tasikmalaya menjaring motor hasil curian dan menemukan Surat Tanda Nomor Kendaraan alias STNK palsu.

Polisi Temukan Motor Curian dan STNK Palsu Saat Operasi Patuh Lodaya di Tasikmalaya
Tribun Jabar/Isep Heri
Polres Tasikmalaya, AKBP Dony Eka Putra saat menunjukkan STNK palsu, Senin (16/9/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isep Heri

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA- Selama operasi patuh lodaya 2019, Satlantas Polres Tasikmalaya menjaring motor hasil curian dan menemukan Surat Tanda Nomor Kendaraan alias STNK palsu.

Berdasarkan laporan kepolisian yang diterima Tribun Jabar, motor curian terjaring operasi patuh lodaya di wilayah Sukaraja-Cibalong Kabupaten Tasikmalaya pada Sabtu (14/9/2019) lalu.

Pada saat itu petugas memeriksa pengendara Honda Beat Hitam Putih, pengendara tidak bisa menunjukan STNK saat diperiksa, lalu kondisi kunci juga terlihat rusak.

Pengendara mengaku membeli motor tersebut seharga Rp 5 Juta dari tetangganya.

Saat ditelusuri, motor jenis matik berwarna merah itu masuk dalam Laporan Polisi (LP) di Polsek Sukaresik wilayah hukum Polres Tasikmalaya kota. Diketahui, motor matic itu hilang sejak lima bulan lalu.

"Sekarang dilimpahkan kepada Polsek Sukaresik," Kata Kapolres Tasikmalaya AKBP Dony Eka Putra, Senin (16/9/2019).

Satlantas Polres Tasikmalya juga menemukan pemalsuan dokumen berupa STNK palsu.

Pihak Bandara Kertajati Menampik 2 Maskapai Tak Lagi Layani Penerbangan karena Penumpang Sepi

Kabupaten Indramayu Tunggak Bayar Pajak untuk 833 Kendaraan Pelat Merah

STNK palsu ditemukan polisi saat menggelar operasi patuh lodaya di Simpang 3 Rancamaya pasa Minggu (8/9/2019).

Awalnya pengendara diberhentikan karena penumpang kendaraan roda dua tidak mengenakan helm.

Halaman
12
Penulis: Isep Heri Herdiansah
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved