Akan Ada Tersangka Baru dalam Kasus Kecelakaan Maut di Tol Cipularang Purwakarta

Ada kemungkinan polisi menetapkan tersangka baru dalam kasus kecelakaan maut di Tol Cipularang, Kabupaten Purwakarta.

Akan Ada Tersangka Baru dalam Kasus Kecelakaan Maut di Tol Cipularang Purwakarta
Tribun Jabar/Ery Candra
Kapolres Purwakarta, AKBP Matrius saat berada di Masjid Al Miraj, Rest Area Kilometer 97, Kabupaten Purwakarta, Jumat (13/9/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ery Chandra

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA- Ada kemungkinan polisi menetapkan tersangka baru dalam kasus kecelakaan maut di Tol Cipularang, Kabupaten Purwakarta.

Sebelumnya, polisi sudah menetapkan dua tersangka dalam kasus kecelakaan maut di Tol Cipularang, Kilometer 91 itu.

Mereka adalah sopir dump truck yang dianggap menyebabkan kecelakaan beruntun yang melibatkan 20 kendaraan.

Satu di antara mereka sudah meninggal dunia sehingga status tersangkanya pun digugurkan.

Polisi masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait kecelakaan maut yang menewaskan delapan orang tersebut.

"Kami sedang melakukan penyidikan. Tersangka dari pengemudi sudah ditetapkan. Kemudian akan mungkin menyusul tersangka-tersangka lain," ujar Kapolres Purwakarta, AKBP Matrius, setelah acara doa bersama, di Masjid Al Miraj, Rest Area Kilometer 97, Kabupaten Purwakarta, Jumat (13/9/2019).

Peti Jenazah Korban Tabrakan Beruntun Tol Cipularang Keluar, Isak Tangis Keluarga Pecah

Di Balik Misteri Kecelakaan Tol Cipularang dan Petilasan Prabu Siliwangi, Ini Pengakuan Kuncen

Menurutnya, polisi masih memeriksa orang yang mesti bertanggung jawab terhadap muatan kendaraan yang melebihi tonase.

Dua dump truck yang berkapasitas 12 ton tetapi mengangkut 37 ton tengah dalam tahap pemeriksaan pihaknya.

Pelanggaran lain adalah dimensi kendaraan. Tinggi ukuran bak seharusnya hanya 1 meter tapi dibikin menjadi 1,7 meter.

Halaman
12
Penulis: Ery Chandra
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved