Minat Jepang Terhadap Lulusan SMK Jabar Masih Tinggi, Gaji 22 Juta per Bulan Tapi Ada Syaratnya

Tenaga kerja lulusan SMK asal Jawa Barat kian diminati oleh berbagai perusahaan di Jepang.Hal tersebut diungkapkan CEO Sentra Global Edukasi (SGE), ya

Minat Jepang Terhadap Lulusan SMK Jabar Masih Tinggi, Gaji 22 Juta per Bulan Tapi Ada Syaratnya
Tribun Jabar/Muhammad Syarif Abdussalam
Seminar Pendidikan Perawat Lansia Bersertifikat Jepang di Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Selasa (10/9/2019). 

"Mereka kerja, bukan magang. Kerjanya juga bukan bekerja biasa, tapi memiliki posisi strategis. Gajinya tidak ada yang di bawah Rp 22 juta per bulan," katanya.

Di bidang care worker atau perawat lansia, katanya, SGE dan Disdik Jabar bekerja sama menjaring para calon perawat.

Dari 622 pendaftar, hanya 30 yang lolos seleksi ketat dan akhirnya siap diberangkatkan Oktober 2019. Di bidang ini, katanya, 63 rumah sakit di Jepang sudah mengajukan permohonan pekerja careworker dari Jabar.

Dalam hal ini, SGE bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat melakukan peningkatan mutu pendidikan dan pemahaman global bagi pelajar SMA dan SMK di Jabar dalam hal program pendidikan ke Jepang yang dituangkan dalam konsep “Japan Indonesia Students Net (J.I.S.N)”.

Sebagai tindak lanjut kerja sama tersebut, SGE dan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat berkolaborasi dengan Okayama Institute of Languages, Konan Gakuen, dan Konan Group Welfare Hospital Kochi Jepang.

Program beasiswa pendidikan ini adalah program ikatan kontrak pendidikan dan bekerja di Jepang.

Dalam program ini, ada skema sebagai pendidikan Bahasa Jepang selama 1 tahun 6 bulan di Okayama Institute of Languages, pendidikan di Akademi Care Worker selama 2 tahun, dan jaminan pekerjaan selama 3 tahun di beberapa rumah sakit lansia di Jepang sebagai tenaga perawat lansia bersertifikasi.

Selama mengikuti rangkaian pendidikan di Jepang, siswa akan mendapatkan pekerjaan paruh waktu dan penghasilan untuk memenuhi biaya hidupnya selama di Jepang.

Proses seleksi di Tanah Air pun sangat ketat mengingat kualifikasi tenaga kerja di Jepang yang sangat tinggi.

Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menyerap lulusan SMA/SMK Keperawatan di Jawa Barat sebagai tenaga perawat lansia bersertifikat Jepang (Japan Certified Care Worker).

Orangtua Korban Bullying Sebut Keluarga Pelaku Tak Ada Itikad Baik, Siap Tempuh Proses Hukum

Halaman
123
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved