ASN Diajak Aktif Berinvestasi, Ini Prospek Gabung di Pasar Modal Syariah

Kepala OJK Regional 2 Jawa Barat, Triana Gunawan mengatakan, perkembangan jumlah investor pasar modal syariah meningkat signifikan

ASN Diajak Aktif Berinvestasi, Ini Prospek Gabung di Pasar Modal Syariah
Tribun Jabar/Siti Fatimah
Foto bersama usai acara talkshow dan workshop dengan judul “Sosialisasi Pasar Modal Syariah “Goes To Office” di Gedung Sate Bandung, Selasa (10/9/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Siti Fatimah

TRIBUNJABAR. ID, BANDUNG - Indonesia merupakan negara dengan populasi umat Muslim terbesar di dunia, namun setelah 42 tahun diaktifkannya pasar modal Indonesia, perkembangan pasar modal syariah masih terasa sangat lamban.

Melihat potensi pasar modal syariah masih besar, Kementerian Koordinator bidang Perekonomian bersama Otoritas Jasa Keuangan, dan perbankan yang tergabung dalam Bank Himbara mengajak semua karyawan di lingkungan pemerintahan (ASN) untuk begabung aktif di Pasar Modal Syariah.

Kepala OJK Regional 2 Jawa Barat, Triana Gunawan mengatakan, perkembangan jumlah investor pasar modal syariah meningkat signifikan dari hanya 531 investor pada 2012 menjadi lebih dari 57.314 investor per Agustus 2019. Per Agustus 2019, proporsi saham syariah yang listing di Bursa mencapai 58,64% dengan nilai kapitalisasi pasar mencapai 53,16% jika dibandingkan dengan saham non syariah.

BREAKING NEWS - Cinta Ditolak, Pria Ini Tusuk Siswi SMKN 1 Bandung Jelang Masuk Jam Pelajaran

BREAKING NEWS - Dua Kecelakaan Terjadi di Tol Cipularang, Mobil Terbakar, Minuman Kemasan Berserakan

LINK LIVE STREAMING Timnas Indonesia vs Thailand, Garuda Ada Peluang Menang, Prediksi Susunan Pemain

"Indeks saham syariah juga turut mencatatkan pertumbuhan yang positif selama 5 tahun belakangan," katanya pada kegiatan pasar modal syariah “goes to office " di Gedung Sate Bandung, Selasa (10/9/2019).

Prospek lain dari pasar modal syariah, tercatat Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) mencatatkan pertumbuhan 14,36% dan Jakarta Islamic Index (JII) untuk 30 saham syariah paling likuid mencatatkan pertumbuhan 1,67%.

"Dengan mempertimbangkan potensi dimaksud, kami berusaha lebih mengenalkan pasar modal syariah kepada masyarakat agar meningkatkan literasi dan inklusi pasar modal syariah," katanya.

Di lokasi yang sama, Senior Vice President Government & Institutional Bank Mandiri Dadang Ramadhan mengatakan, program sosialisasi ini juga melibatkan sinergi Himbara dan Mandiri Group, seperti Bank Syariah Mandiri, Mandiri Sekuritas dan Mandiri Manajemen Investasi.

“Program pengenalan dan edukasi pasar modal syariah ini merupakan salah satu implementasi kami dalam membangun Indonesia. Dan kami juga berharap aktivitas ini dapat memberikan nilai tambah positif bagi seluruh pihak,” kata Dadang.

Sebagai langkah awal, sosialisasi pengenalan pasar modal di masyarakat, Kemenko bidang Perekonomian bekerjasama dengan Bank Himbara melakukan sosialisasi di lingkungan pemerintahan (ASN), untuk memberikan edukasi dan pengenalan produk investasi dan pasar modal.

Dimulai dengan seremoni pembukaan oleh Pemprov Jabar dengan Regional CEO Bank Mandiri Wilayah Jawa Barat Harry Gale, sosialisasi tersebut dikemas dalam acara talkshow dan workshop dengan judul “Sosialisasi Pasar Modal Syariah “Goes To Office” dalam rangkaian pelaksanaan 3 kota yang diawali di kota Bandung yang akan bekerjasama dengan Mandiri Group. (siti fatimah)

Penulis: Siti Fatimah
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved