Ini Komentar Kepala Sekolah Terkait Pemilihan Ketua OSIS SMA Negeri 1 Sumber Pakai Sistem E-voting
Pemilihan Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah ( OSIS) SMA Negeri 1 Sumber, Kabupaten Cirebon menggunakan sistem e-voting.
Penulis: Hakim Baihaqi | Editor: Dedy Herdiana
Laporan wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi
TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Pemilihan Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah ( Ketua OSIS) SMA Negeri 1 Sumber di Jalan Sunan Malik Ibrahim, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, tahun ajaran 2019-2020 menggunakan sistem E-Voting.
Kepala SMA Negeri 1 Sumber, Tedi, mengatakan, pemilihan ketua OSIS dengan cara e-voting dilaksanakan berkaitan dengan program Pemerintah Provinsi Jawa Barat, yakni Jabar Masagi, sehingga lulusan memiliki kompetensi tinggi.
"Kaitan dengan era sekarang ini, siswa dituntut memanfaatkan teknologi, salah satunya mengembankan aplikasi pemanfaatannya," kata Tedi di SMA Negeri 1 Sumber, Jalan Sunan Malik Ibrahim, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Senin (9/9/2019).
• Pemilihan Ketua OSIS SMA Negeri 1 Sumber Cirebon Pakai Sistem E-Voting, Siswa Hanya Tinggal Klik
Tedi mengatakan, keunggulan pemilihan menggunakan sistem e-voting, salah satunya meningkatkan sikap demokrasi pada siswa dan aplikasi tersebut meminimalisir kecurangan siswa.
"Tidak ada rekapitulasi berbelit-belit, hasil pun bisa dilihat langsung. Yang pastinya menekan penggunaan kertas," katanya.
Pada tahun ajaran tahun ini, pemilihan Ketua OSIS MA Negeri 1 Sumber, menggunakan sistem e-evoting atau berbasis online, sehingga tidak menggunakan kertas untuk menghimpun suara siswa.
Aplikasi e-voting yang digunakan untuk proses pengumpulan suara ini, berbasis pemrogramman PHP, jadi nantinya siswa tidak perlu mencoblos calon ketua osis pilihan masing-masing seperti menggunakan kertas, tetapi cukup dengan cara klik.
Ketua OSIS SMA Negeri 1 Sumber, Nur Rohman, menuturkan, setiap siswa memiliki satu kesempatan untuk memilih ketua osis selanjutnya dengan cara memasukkan nomor induk siswa (NIS) dipiranti laptop yang berada di balik kotak pemungutan suara.
Panitia pemilihan, kata Rohman, menyediakan empat laptop untuk menghimpun suara, jadi penghimpunan suara hanya bisa dilakukan di laptop yang telah disediakan oleh pihak SMA Negeri 1 Sumber.
"Kecurangan saat pemilihan bisa dihindari menggunakan aplikasi ini. Inspirasinya karena ingin mengikuti perkembangan global," kata Rohman di SMA Negeri 1 Sumber, Senin (9/9/2019).
Pemilihan Ketua Osis SMA Negeri 1 Sumber, diikuti oleh 1.230 siswa dan jumlah calon ketua OSIS, sebanyak enam orang yang semuanya merupakan siswa kelas 11, berlangsung selama waktu proses kegiatan belajar mengajar.
Proses pemilihan tersebut, membutuhkan waktu paling lima menit, mulai dari menunggu ditempat tunggu, mengisi absensi hadir, waktu giliran panggil, pemilihan, hingga mencelupkan tinta telah memilih.
Masa pemilihan Ketua OSIS SMA Negeri 1 Sumber, dilakukan dari pekan depan, mulai dari penjaringan calon ketua osis, sosialiasi ke masing-masing kelas, hingga kampanye calon ketua osis.
Rohman mengatakan, pemilihan dengan cara sistem e-voting dapat menekan biaya pemilihan, karena tidak menghamburkan kertas dan tidak adanya proses rekapitulasi suara dengan cara manual.
"Hasil suara langsung ketahuan siapa pemenangnya, jadi tidak akan memakan waktu sampai berbulan-bulan," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/pemilihan-ketua-osis-sma-negeri-sumber-kabupaten-cirebon.jpg)