Ngomong Ngelantur dan Kesurupan, Mahasiswa Baru Ikopin Asal Papua Dibawa ke RS Jiwa

Mahasiswa asal Papua, penerima beasiswa dari PT Freeport Indonesia yang menjalani pendidikan sarjana

Ngomong Ngelantur dan Kesurupan, Mahasiswa Baru Ikopin Asal Papua Dibawa ke RS Jiwa
mega nugraha/tribun jabar
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha Sukarna

TRIBUNJABAR.ID,BANDUNG -‎ Mahasiswa asal Papua, penerima beasiswa dari PT Freeport Indonesia yang menjalani pendidikan sarjana di kampus Ikopin, Jatinangor Kabupaten Sumedang, terpaksa dibawa ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan kesehatan jiwa.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko menerangkan, pada Sabtu (7/9/2019), mahasiswa baru itu mengalami gangguan kesehatan.

"Personel Polres Sumedang telah melakukan pendampingan dan mengantarkan mahasiswa baru asal Papua ke rumah sakit di Cimahi untuk menjalani pemeriksaan kejiwaan," ujar Trunoyudo Wisnu Andiko dalam keterangan tertulisnya, Minggu (8/9/2019).

Mahasiswa baru asal Paniai itu, kata dia, merupakan mahasiswa baru yang datang pada 31 Agustus 2019 ke Asrama Pibi, Kampus Ikopin Jatinangor bersama 54 mahasiwa lainnya dari Papua.

Viral, Kisah Kesabaran Pria Malaysia Berjuang untuk Kesembuhan Sang Istri yang Depresi

Saat ini, mereka mengikuti pendidikan di Kampus Ikopin dengan status beasiswa PT. Freefort Indonesia yang bekerja sama dengan Kampus Ikopin.

"Saat ini seluruh mahasiswa baru tersebut sedang mengikuti kegiatan ospek di area kampus. Pendampingan mahasiswa Papua yang mengalami gangguan kesehatan langsung dipimpin Kapolsek Jatinangor Kompol Deni Ginanjar," kata dia.

Sekaligus, didampingi pengasuh asrama dan sejumlah mahasiswa Papua lainya.

"Anggota Polres Sumedang tersebut berkoordinasi dengan pihak Asrama Pibi Ikopin, Biddokes Polda Jabar dan RSJ Cisarua Kota Cimahi. Didampingi juga dari pengasuh asrama," ujarnya.

Arthdal Chronicles, Berikut Para Pemeran dan Peran yang Mereka Bawakan, Song Joong Ki Jadi Siapa?

Kapolsek Jatinangor Kompol Deni Ginanjar menambahkan, pihaknya menerima informasi dari kampus Ikopin, ada mahasiswanya yang mengalami gangguan kesehatan.

"Informasi dari pihak kampus, yang bersangkutan ngomong ngelantur dan ada yang janggal, seperti kesurupan. Informasi yang kami terima, orangtua mahasiswa tersebut bercerai, mungkin karena depresi‎. Langsung kami antar ke rumah sakit untuk ditangani," kata Kapolsek.

Penulis: Mega Nugraha
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved