Persib Bandung

Lama Diam, Mantan Pelatih Persib Bandung Ini Beri Analisis tentang Kondisi Persib Bandung Saat Ini

Persib Bandung mengakhiri putaran pertama Liga 1 2019 dengan prestasi yang tidak terlalu bagus.

Lama Diam, Mantan Pelatih Persib Bandung Ini Beri Analisis tentang Kondisi Persib Bandung Saat Ini
Tribun Jabar/Ferdyan Adhy Nugraha
Indra Tohir 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferdyan Adhy Nugraha

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG  - Persib Bandung mengakhiri putaran pertama Liga 1 2019 dengan prestasi yang tidak terlalu bagus.

Skuat asuhan Robert Alberts ini hanya duduk di peringkat 10 klasemen sementara Liga 1 2019 dengan perolehan 19 poin.

Mantan pelatih Persib Bandung Indra Thohir mengatakan Maung Bandung harus segera bebenah menjelang bergulirnya putaran kedua.

"Kuncinya membuat tim seperti yang sudah- sudah. Artinya dengan pemilihan pemain yang betul. Jangan sampai terjadi banyak keluar masuk pemain. Saya kira disitu," ujar Indra kepada Tribun Jabar melalui sambungan telepon, Minggu (8/9/2019).

Indra pun menyoroti lini belakang yang menurutnya rapuh selama putaran pertama Liga 1 2019.

Terbukti, gawang Persib telah dijebol oleh lawan sebanyak 25 kali dari 17 pertandingan.

"Makanya pemain belakang harus jadi perhatian lebih besar," katanya.

Sejumlah Dai Kondang NU Termasuk Gus Mus, Malam Ini akan Isi Tablig Akbar di Indramayu

Selain itu, pelatih yang membawa Persib juara Liga Indonesia I tahun 94/95 ini mengatakan bahwa urusan mencetak gol tak harus bergantung kepada striker.

Pemain Persib Bandung berlari mengelilingi lapangan saat mengikuti latihan di Stadion Sport Jabar, Arcamanik, Kota Bandung, Jumat (6/9/2019).
Pemain Persib Bandung berlari mengelilingi lapangan saat mengikuti latihan di Stadion Sport Jabar, Arcamanik, Kota Bandung, Jumat (6/9/2019). (Tribun Jabar/Deni Denaswara)

Semua pemain harus berpikir caranya mencetak gol termasuk pemain belakang dan tengah.

Halaman
1234
Penulis: Ferdyan Adhy Nugraha
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved