Begini Cara Maling Gondol Toyota Camry dari Parkiran Gedung Sate, Disebut Ada Peran Orang Dalam

Pelaku pencurian mobil dinas Toyota Camry milik Pemprov Jabar di parkiran Gedung Sate, Kota Bandung, mengaku

Penulis: Haryanto | Editor: Ichsan
Dokumentasi Keamanan Dalam Gedung Sate
Anggota kepolisian saat memeriksa mobil Toyota Camry milik Pemprov Jabar yang sempat hilang dicuri, Sabtu (7/9/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Haryanto

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pelaku pencurian mobil dinas Toyota Camry milik Pemprov Jabar di parkiran Gedung Sate, Kota Bandung, mengaku tindakan nekatnya itu atas suruhan orang dalam Gedung Sate.

HMA (23) pelaku pencurian itu mengaku disuruh oleh seseorang yang bekerja di kantor Gubernur Jabar itu untuk mencuri mobil sedan Toyota Camry itu.

Mobil hitam keluaran 2009 tersebut diketahui sempat menjadi mobil operasional seorang kepala dinas Pemprov Jabar.

Kepada polisi, pelaku mengaku nekat berbuat seperti itu karena dijanjikan sejumlah uang.

"Menurut pengakuan pelaku, dia disuruh ambil mobil dengan pura-pura menjadi ASN. Pelaku dijanjikan diberikan uang Rp 2 juta oleh seseorang menyuruhnya," kata Kapolsek Bandung Wetan, Kompol Budi Triyono saat dikonfirmasi melalui telepon pada Minggu (9/9/2019).

Saat berhasil membawa kabur mobil pelat merah itu, HMA mengganti pelat mobil tersebut menjadi pelat hitam.

Seusai Lawan Iran, Beckham Banyak Dipuji, Begini Penilaian Sang Ayah terhadap Adik Gian Zola Itu

Hal itu bertujuan agar mobil curiannya tidak mudah dikenali dan diduga untuk menghilangkan jejak.

Penyidikan pun dilakukan kepada tersangka curanmor itu, polisi mendapat fakta bahwa pelaku mengambil mobil menggunakan kunci asli mobilnya.

Kecurigaan bertambah dengan adanya pelaku lain, karena pelaku bisa mengetahui dimana tempat parkir beserta mobil yang jadi incarannya.

"Saat ini kita dalam pengembangan untuk mengejar orang yang menyuruh pelaku tersebut," ujarnya.

Selain pihak kepolisian, pihak kemanaan Gedung Sate pun kini melakukan pengetatan keamanan pascakejadian pencurian mobil dinas tersebut.

Bahkan, karena diduga adanya keterlibatan orang dalam Gedung Sate pada kasus curanmor tersebut, pihak Gedung sate pun melakukan investigasi.

Besok dan Lusa Puasa Tasua dan Asyura, Dilaksanakan pada 9 dan 10 Muharram, Hapus Dosa Satu Tahun

Hal tersebut dikatakan oleh Kepala Biro Umum Sekretariat Daerah Pemprov Jabar, Iip Hidayat yang membenarkan adanya kejadian pencurian mobil dinas itu.

Iip mengatakan, saat ini pihaknya sedang mencari keterangan dari sejumlah pihak terkait keterlibatan 'orang dalam' yang meloloskan mobil dinas keluar tanpa adanya penghadangan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved