Ini Kata Pelatih SMK BPK Penabur Cirebon Setelah Timnya Menjuarai DBL 2019

Tim putri SMA BPK Penabur Cirebon mampu menumbangkan tim putri SMA Santo Aloysius Kota Bandung dengan skor telak 77- 45 . . .

Ini Kata Pelatih SMK BPK Penabur Cirebon Setelah Timnya Menjuarai DBL 2019
Tribun Jabar/Lutfi AM
SMA BPK Penabur Cirebon juara DBL West Java Series 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi AM

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Tim putri SMA BPK Penabur Cirebon mampu menumbangkan tim putri SMA Santo Aloysius Kota Bandung dengan skor telak 77- 45, pada babak final Honda DBL West Java Series 2009 South Region, di Gor Pajajaran, Kota Bandung, Jumat (6/9/2019).

Dengan hasil tersebut Tim putri SMA BPK penabur meraih gelar juara DBL 2019 dan SMA Santo Aloysius harus puas berada di posisi kedua. Pada tahun lalu SMA BPK gagal menjuarai DBL, karena tumbang oleh SMA 9 Bandung di babak final.

Menurut asisten pelatih tim BPK Penabur, Fanny Agus Cahyono, pada laga final ini anak asuhnya bermain secara komperhensif.

“Saat bertahan mereka bagus, bisa mengikuti sesuai intruksi yang diberikan,” ujar Fanny, setelah pertandingan.

Penonton final Honda DBL West Java Membludak, Tak Ada Kursi Kosong, Malah Banyak yang Berdiri

Kalahkan SMA Santo Aloysius, Tim Putri SMA BPK Penabur Cirebon Juara DBL West Java Series

Fany mengatakan, selain itu anak asuhnya bisa mematikan permainan dua pemain kunci dari tim lawan SMA Aloysius. Menurutnya, permainan terbaik anak asuhnya, saat bertanding di babak final karena ini pertandingan puncak

“Kunci kemenangan karena mereka (para pemain SMA BPK)  percaya satu sama lain, dan bermain ngotot tidak mau dilewati lawan tidak mau seperti tahun lalu kalah di final oleh SMAN 9 Bandung beda 3 bola,” ujar dia.

Walau demikian, Fanny mengakui, pada laga final lini pertahaan timnya, sempat menurun, saat menurunkan para pemain kelas 10, untuk memberikan pengalaman pada mereka.

“Saling kordinasi dan bisa menjadikan percaya diri, hingga permainan kembali,” ujar dia.

Fanny, mengaku, musim ini timnya sangat memilikj jadwal padat, karena banyak even di Cirebon dan luar Cirebin yang diikutinya.

“Kami latihan dan persiapan satu minggu, menurut saya cukup karena kami kontinu bukan hanya even ini saja,” ujar dia.

Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved