Viral di Media Sosial

Duh, Yanti Sopir Angkot yang Bawa Bayi Saat Kerja Ternyata Tak Punya SIM, Hilang Bersama Dompetnya

Yanti, sopir angkot di Bandung yang selalu membawa bayinya saat bekerja ternyata tak punya SIM. Hilang bersama dompetnya. Ini harapannya untuk polisi.

Duh, Yanti Sopir Angkot yang Bawa Bayi Saat Kerja Ternyata Tak Punya SIM, Hilang Bersama Dompetnya
Tribun Jabar/Daniel Andreand Damanik
Sopir angkot Nuryanti HR dan anaknya, Adryan, yang selalu dibawa ketika bekerja 

Laporan Wartawan Tribun Jabar Daniel Andreand Damanik

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Nuryanti HR (40), seorang ibu yang bekerja sebagai pengemudi angkutan kota di Bandung mengaku saat ini tidak mengantongi Surat Izin Mengemudi (SIM).

Ini karena beberapa waktu lalu dompetnya hilang dan di dalamnya ada SIM miliknya.

"Pernah punya SIM, tapi dompet saya hilang, ada SIM di dalamnya. Kalau mau mengurus yang baru, belum cukup uangnya. Semoga polisi bisa membantu saya membuat SIM. Kalau ada uang, saya mengutamakan untuk beli susu anak, uang kontrakan rumah, dan biaya makan sehari-hari," katanya.

Yanti ingin sekali punya SIM, agar bisa leluasa mengemudi angkot untuk mencari nafkah, khususnya membeli susu untuk anak ketiganya, Adryan, yang berusia tiga bulan.

Adryan selalu setia menemani ibunya mencari nafkah sejak masih di dalam kandungan hingga lahir ke dunia.

Karena hidupnya banyak di jalan, Yanti pun menjuluki Adryan dengan nama Delan yang artinya gede di jalan.

Selain alasan ekonomi, ia berpikir untuk mengurus SIM barunya karena ia belum memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik.

Yanti dan Adryan alias Delan.
Yanti dan Adryan alias Delan. (Tribun Jabar/Daniel Andreand Damanik)

"KTP saya masih manual, mau diurus tapi Kartu Keluarga saya belum ada, " kata Yanti kepada Tribun Jabar.

Nuryanti berjuang untuk menghidupi anaknya.

Ada hal unik yang dilakukannya, selama bekerja mencari penumpang.

Ia selalu membawa Adryan dan diletakkan di sebelah kirinya.

Sopir angkot Nuryanti HR dan anaknya, Adryan, yang selalu dibawa ketika bekerja
Sopir angkot Nuryanti HR dan anaknya, Adryan, yang selalu dibawa ketika bekerja (Tribun Jabar/Daniel Andreand Damanik)

Syukurnya, saat ini Adryan sudah duduk di kereta bayi dan itupun berkat pemberian keluarga polisi yang salut melihat perjuangan Yanti.

Adryan terpaksa harus dibawa mencari nafkah, karena suami Yanti punya kegiatan lain, dan Yanti tidal mau ambil pusing serta membahas suaminya.

Ia sejak 2006 menjadi pengemudi angkutan kota.

Yanti, Sopir Angkot yang Selalu Bawa Bayinya Mengaku Sudah Lelah: Saya Juga Ingin Seperti Ibu Lain

Pengakuan Yanti, Ibu Sopir Angkot Bandung Ini Tak Bisa Diremehken, Boyong Bayi Saat Cari Uang

Penulis: Daniel Andreand Damanik
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved