Amankan Jaringan Transmisi dari Gangguan PLN UPT Bandung Lakukan GREBEG ROW

Untuk meningkatkan keandalan system jaringan transmisi, PLN harus mengantisipasi potensi gangguan yang dapat terjadi

Amankan Jaringan Transmisi dari Gangguan PLN UPT Bandung Lakukan GREBEG ROW
Istimewa
PLN UPT Bandung melakukan kegiatan GREBEG ROW (right of way), Rabu (4/9/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Siti Fatimah

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Untuk meningkatkan keandalan system jaringan transmisi, PLN harus mengantisipasi potensi gangguan yang dapat terjadi, terlebih yang dapat menyebabkan suplay listrik terganggu.

Penyebab gangguan pun beraneka ragam, salah satu penyebabnya adalah gangguan eskternal akibat benda atau makhluk hidup yang berada disekitar jaringan transmisi.

Upaya mengamankan jaringan transmisi dari potensi gangguan pun terus dilakukan, salah satunya adalah kegiatan GREBEG ROW (right of way).

Hal ini terkait ruang bebas (ROW) disekitar jaringan listrik yaitu Ruang yang dibatasi oleh bidang vertikal dan horizontal di sekeliling dan di sepanjang konduktor SUTT dan SUTET (jaringan listrik).

Gebyar Kemerdekaan 2019, PLN Berikan Promo Diskon Menarik

Dewan Desak PT KAI Segera Selesaikan Masalah Perlintasan Kereta Api di Jabar Demi Keselamatan

Di sepanjang dan sekeliling jaringan listrik itu tidak boleh ada benda di dalamnya demi keselamatan manusia, makhluk hidup dan benda lainnya serta keamanan operasi SUTT dan SUTET (jaringan listrik).

Kegiatan GREBEG ROW ini telah menjadi kegiatan rutin yang dilakukan oleh Regu Pemeliharaan PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Tengah.

Seperti yang dilakukan Tim Pemeliharaan UPT Bandung ULTG Bandung Barat yang melakukan Grebeg ROW SUTT 150 kV Padalarang – Jatiluhur Tower No.71 dan Tower No.72, dan SUTT 150 kV Cigereleng – Cibeureum Tower No .45- Tower No .46 pada Rabu (4/9).

Melalui kegiatan ini regu pemeliharaan melakukan pemangkasan dan penebangan beberapa pohon yang sudah melewati jarak batas aman.

Imam Mahfud, Manager UPT Bandung mengatakan, kegiatan ROW ini bertujuan untuk menjaga keandalan Sistem Transmisi sehingga pasokan listrik ke masyarakat tidak terganggu.

"Untuk itu PLN juga berharap peran serta masyarakat dalam membantu PLN melakukan kegiatan Grebeg ROW ini," katanya.

Ruang bebas sendiri dibatasi oleh jarak bebas berdasarkan PerMen ESDM No 2 tahun 2019, dimana tidak boleh ada suatu benda/makhluk hidup baik dari sisi vertical maupun horizontal berada dalam kisaran yang telah ditentukan atau disebut dalam batasan jarak bebas minimum (Right Of Way/ROW) ±5 - 9 meter tergantung dari lokasi, level tegangan dan jenis jaringan listrik.

Namun, bukan berarti wilayah disekitar jaringan listrik tersebut tidak dapat dimanfaatkan.

Ruangan sisi kanan, kiri, dan bawah Ruang Bebas SUTTdan SUTET secara teknis aman dan dapat dimanfaatkan untuk keperluan lain termasuk rumah tinggal selama tidak masuk ke dalam Ruang Bebas. (siti fatimah)

Penulis: Siti Fatimah
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved