Kecelakaan Maut di Cipularang
UPDATE Kecelakaan Maut Cipularang, Penyebab Mulai Terkuak, Ada Sopir Berpotensi Jadi Tersangka
Update kecelakaan maut di Cipularang. Penyebab mulai terkuak. Ada sopir yang berpotensi jadi tersangka.
Penulis: Ery Chandra | Editor: taufik ismail
Laporan Wartawan Tribun Jabar, ery chandra
TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Pasca-kecelakaan beruntun yang merenggut nyawa dan melibatkan lebih dari 21 mobil di Tol Cipularang kilometer 91 arah Jakarta, Polres Purwakarta melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Polisi hingga kini masih belum menentukan tersangka dalam peristiwa ini.
Kasat Lantas Polres Purwakarta, AKP Ricky Adipratama mengatakan untuk sementara pihaknya belum menentukan ke arah sana, mengingat masih dalam proses penyelidikan.
"Tapi petunjuk-petunjuk seperti video yang viral itu dijadikan petunjuk untuk kami. Sementara belum dimintai keterangan, karena kondisinya masih sedikit trauma. Secara psikisnya belum," ujar AKP Ricky Adipratama, di lokasi olah TKP, Kabupaten Purwakarta, Selasa (3/9/2019).
Ricky menuturkan supir truk saat kecelakaan sesuai informasi yang diperoleh pihaknya dari Padalarang hendak menuju Karawang Timur.
Menurutnya, belum diketahui truk tersebut berasal dari proyek mana.
"Sementara ini masih dalam proses penyelidikan. Bangkai kendaraan di gerbang tol Jatiluhur," katanya.
Ia menambahkan, CCTV yang ada di sekitar lokasi tengah dalam kondisi offline.
Sehingga tidak terekam kamera pemantau saat kejadian kecelakaan maut tersebut.

"Olah TKP mudah-mudahan selesai hari ini. Yang jelas dia (sopir) masih syok. Mungkin ada benturan yang cukup keras di kepalanya," ujarnya.
Dia menuturkan para saksi-saksi mata yang berada di TKP dan luar tempat kejadian masih terus dilakukan penggalian untuk keterangan lebih lanjut.
"Masih kami dalami dan penyelidikan nanti akan kami sampaikan. Yang kejadian pertama kendaraannya terbalik dan terjepit," katanya.
Tak Ada Sopir Truk yang Kabur
Tidak ada sopir truk yang kabur dalam peristiwa kecelakaan beruntun di KM 91+200 Tol Cipularang, Senin (2/9/2019).
Sopir truk yang terguling di badan jalan diketahui bernama bernama Dedi.
"Sopir truk yang paling depan meninggal dunia di tempat. Berinisial Dh (53)," ujar Kabid Humas Polda Jabar Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko via ponselnya, Selasa (3/9/2019).

Seperti diketahui, dalam rekaman video kejadian, setelah sopir truk yang dibawa Dh terguling, tiba-tiba dari belakang ada dump truck serupa menyeruduk antrean kendaraan yang terhenti karena truk milik Dh terguling.
Belakangan diketahui, sopir truk yang menyeruduk itu bernama Subhana (43).
"Sopir truk yang belakang itu karena kemarin kami fokus proses evakuasi korban. Yang bersangkutan termasuk yang dievakuasi," ujar Trunoyudo.
Kemarin, Subhana bersama istrinya masih berada di RS MH Thamrin. Subhana tampak mengalami luka-luka di kepala hingga tangan.
Mani (39) istri Subhana mengaku mengenali Dedi. Sebelum kecelakaan, keduanya sempat berjalan beriringan.
"Iya kami berangkat bareng dari Cianjur. Kalau pak Dedi meninggal, saya lihat di kamar jenazah," ujar dia.

Terdengar Ledakan
Beberapa pekerja PT Jasa Marga berhasil menyelamatkan beberapa korban tabrakan beruntun di Tol Cipularang, Senin (2/9/2019).
Seorang saksi, Asep Ayub (30), mengatakan bahwa ia sedang beristirahat ketika tabrakan beruntun itu terjadi.
Asep adalah satu di antara 30 pekerja pembuatan lereng di dekat jalan Tol Cipularang.
"Truk yang terguling itu membuat kendaraan lainnya yang ada di belakangnya bertabrakan. Sekitar lima menit langsung kecelakaan (beruntun). Mobil pertama terbakar. Tiga mobil terseret. Yang dua langsung terbakar dan satu lagi jatuh ke bawah," kata Asep Ayub (30), salah seorang saksi mata, di lokasi tabrakan.
Asep mengatakan, bersama beberapa rekannya, sempat memburu ke lokasi untuk memberikan pertolongan.
Saat itu seorang korban, kata Asep, merintih-rintih meminta tolong karena tubuhnya yang luka terjepit di dalam mobil.
Pada saat yang sama, tak jauh dari sana, api yang membakar empat kendaraan terus membesar dan mulai mengeluarkan ledakan.
"Saya otomatis ke pinggir karena api membesar. Banyak teriakan minta tolong," ujarnya.
Meski ketakutan, Asep dan rekannya terus berusaha menyelamatkan korban.
Korban yang terjepit akhirnya bisa dikeluarkan. Asep juga sempat menyelamatkan beberapa penumpang yang terjebak di mobil Toyota Avanza yang terguling dan ringsek.
"Syukur mereka selamat. Mereka berteriak-teriak histeris. Ada yang menyebut nama Allah. Saya juga sempat melihat ada ibu yang tangan kirinya putus dan badannya terbakar," kata Asep.
Eris (35), rekan Asep, mengisahkan, ia melihat sebuah mobil Daihatsu Xenia terbang dari jalan tol dan menabrak pembatasan jalan.
"Saya lihat persis itu. Mobil tiba-tiba membanting ke kiri, menabrak pembatas jalan dan terbang," kata Eris.
• Ini Pengakuan Sopir Truk yang Seruduk Puluhan Kendaraan di Tol Cipularang, Sebut Tak Sempat Rem
• Sopir Truk Terduga Penyebab Tabrakan Beruntun Tol Cipularang Belum Diperiksa Polisi Karena Hal Ini