Ayam Pelung Cianjur Ingin Mendunia, Tunggu Arahan dari Pemerintah Pusat
Ayam pelung Cianjur ingin mendunia. Menunggu arahan dari pemerintah pusat.
Penulis: Ferri Amiril Mukminin | Editor: taufik ismail
TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Sebagai pusat dari pehobi dan peternak ayam pelung, komunitas di Cianjur kembali melaksanakan latihan bersama sekaligus kontes di seberang Istana Presiden Cipanas, Sabtu (31/8/2019).
Ketua Komunitas Ayam Pelung Loji Batulawang, Odih Taufik Hidayat (36), mengatakan, sejak dibentuk komunitas pada 27 Agustus 2017 pihaknya telah mengadakan even sebanyak tiga kali.
"Guyub rukun sauyunan sesuai moto kami, tujuannya ingin melestarikan suara ayam pelung agar tetap terjaga sebagai budaya ciri khas Cianjur," katanya.
Selain itu, kata Odih, acara juga digelar untuk memanjangkan tali silaturahmi.
"Kami ingin ada dukungan dari pemerintah pusat agar bimbingan dan arahan bisa turun dari mereka, sehingga selaras dengan kami yang ingin menjaga budaya daerah," kata Odih.
Komunitasnya melingkupi para pehobi dan peternak ayam pelung di wilayah Cipanas, Pacet, dan Sukaresmi.
"Tiga kecamatan itu kami ingin rangkul bersatu kerja sama agar tetap bisa silaturahmi dengan baik," katanya.
Ia mengatakan anggotanya hingga saat ini ada 100 antara peternak dan pehobi.
Peserta latihan bersama kali ini berasal dari Lampung, Jatim, Jakarta, Depok, Bogor, dan Garut.
"Penghargaan berupa piagam bagi pemenang, untuk door prize peserta kami sediakan dua motor dan tiga ekor domba," katanya.
• Ayam Pelung Murni Terus Dilestarikan, Kontes Ayam Pelung di Cianjur Diikuti 500 Peserta
• Ayam Pelung Milik Peternak dari Selatan Cianjur Ditawar Rp 70 Juta
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/latber-dan-kontes-ayam-pelung.jpg)