Kiara Artha Park
VIDEO Kiara Artha Park Kiaracondong Bandung Dibuka, Air Mancurnya Bisa Joget
Taman Asia Afrika di Kiara Artha Park Kiaracondong Bandung, warga hanya bisa menikmati dua hari 17-18 Agustus dan kini ditutup kembali.
Penulis: Tiah SM | Editor: yudix
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Tiah SM
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG -- Taman Asia Afrika di Kiara Artha Park Kiaracondong Bandung, warga hanya bisa menikmati dua hari 17-18 Agustus dan kini ditutup kembali.
Taman Asia Afrika, ditutup untuk umum karena masih tahap pembangunan.
"Saat ini Taman Asia Afrika belum terbuka untuk umum karena sedang diselesaikan dulu kelengkapanya," ujar Kepala Bidang Pertamanan pada Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman, Pertanahan dan Pertamanan (DPKP3) Kota Bandung, Iwan Sugiono di kantornya, Senin (19/08/2019).
Menurut, Iwan ,rencananya tahun depan bisa dibuka untuk umum, mulai pukul 07.00 sampai jam 22.00.
Iwan mengatakan Taman Asia Afrika dikelola oleh BUMD Pemkot Bandung yaitu Bandung Infra Investama (BII) kerjasama dengan PT MCP ( Mega Chandra Purabuana).
• Persib Bandung U-20 Kalah oleh Diri Sendiri, Usai Dilibas Persela Lamongan U-20 dengan Skor 1-2
• Pelatih Persela U-20 Ungkap Kunci Sukses Curi Tiga Poin di Markas Persib U-20
Terkait kerjasama, kemungkinan besar masuk ke Taman Asia Afrika dikenakan peron karena dibangun tidak menggunakan dana APBD.
Namun besaran tarif peron masih dibahas.
"Pemkot Bandung hanya menyediakan lahan seluas 2,6 hektar, sedangkan pembangunan ditanggung oleh PT MCP," ujarnya.
Menurut Iwan fasilitas yang ada taman Asia Afrika, fountain ( air mancur yang menari ), kampung Korea, dan tempat- tempat bermain.
Iwan mengatakan, dua hari dibuka hanya untuk dipakai upacara HUT RI ke 74, permohonan dari kecamatan Batununggal.
Rencananya akan ada situs penanaman pohon oleh 106 negara seperti yang ada di taman konservasi Tegalega.
"Akan dibangun patung tokoh KAA dan ribuan lampu agar di malam hari terang benderang," ujarnya.
Taman yang akan menjadi tempat wisata baru di Kota Bandung ,sempat dikunjungi 19 negara delegasi Konferensi Asia Afrika 29 Juni 2019.
Taman menyerupai angka 8, dilengkapi hiasan ornamen terkait negara-negara Asia dan Afrika.
Yang paling menonjol ada danau dan air mancur menari dengan warna warni.
Iwan mengatakan, taman yang baru dibangun 70 persen akan dilengkapi mall dan apartemen. (tiah sm)