Rabu, 22 April 2026

Gunung Tangkubanparahu

VIDEO Menteri ESDM Belum Bisa Pastikan Status Gunung Tangkubanparahu Diturunkan

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan, belum bisa memastikan kapan status Level II Waspada Gunung Tangkubanparahu akan dicabut

Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: yudix

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, LEMBANG - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan, belum bisa memastikan kapan status Level II Waspada Gunung Tangkubanparahu akan dicabut atau statusnya diturunkan kembali menjadi Level I Normal.

Seperti diketahui, hingga saat ini Gunung Tangkubanparahu yang berada di wilayah Kabupaten Bandung Barat (KBB) dan Kabupaten Subang itu masih mengalami erupsi menerus, bahkan waktunya sudah mencapai satu bulan.

"Melihat kondisi itu, kira-kira apakah akan dirubah statusnya, sekarang kan Level II Waspada, jadi (belum pasti) akan diturunkan ke normal atau bagaimana karena statusnya kurang lebih masih sama," ujarnya saat meninjau ke Pos Pantau Gunungapi Tangkubanparahu, Selasa (27/8/2019).

Jonan mengatakan, yang paling dikhawatirkan dari erupsi Gunung Tangkubanparahu dengan waktu sudah mencapai satu bulan ini, yakni keluarnya gas berbahaya dari Kawah Ratu yang saat ini masih mengalami erupsi-erupsi kecil.

"Gasnya itu H2S (Hidrogen sulfida) dan SO2 (Sulfur Dioksida). Gas itu kan tidak ramah (berbahaya) sama mahluk hidup, makanya rekomendasi jarak aman tetap pada raduis 1,5 kilometer dari kawah," katanya.

Menurutnya, aktivitas vulkanik di Kawah Ratu hingga saat ini masin tinggi, namun Jonan memprediksi Gunung Tangkubanparahu ini tidak akan sampai meletus besar seperti gunungapi yang lainnya.

Pihaknya juga tidak bisa memprediksi kapan aktivitas vulkanik Gunung Tangkubanparahu akan mengalami penurunan secara signifikan hingga statusnya bisa diturunkan menjadi normal.

"Kalau diprediksi gak bisa, jadi statusnya masih tetap waspada. Tapi kita akan tetap pantau dengan alat-alat monitoring kami dari seismograf, GPS dan alat pemantau gas. Kalau sudah mereda baru kita akan turunkan statusnya," kata Jonan.
 
Penulis: Hilman Kamaludin
Video Production: Wahyudi Utomo
Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved