Asosiasi Kopi Master Indonesia dan Pemkab Bandung Gelar Indonesian Coffee Masters Competition
Asosiasi Kopi Master Indonesia bersama Pemkab Bandung melalui Dinas Pertanian kembali menggelar Indonesian Coffee
Penulis: Mumu Mujahidin | Editor: Ichsan
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mumu Mujahidin
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Asosiasi Kopi Master Indonesia bersama Pemkab Bandung melalui Dinas Pertanian kembali menggelar Indonesian Coffee Masters Competition dalam Bandung Coffee Festival 2019 di Festival Citylink, Kota Bandung, Jumat (23/8/2019).
Salah satu juri international dalam kompetisi tersebut Natanael Charis menuturkan dalam Indonesian Coffee Masters Competition 2019 kali ini pihaknya mengikuti aturan yang ada di London Coffee Masters Competition.
"Jadi ada 8 penilaian, cupping, brewing, signature drinks, late art, ekspresso blend, docket order, jadi docket order itu para peserta harus membuat 10 minuman dalam 9 menit jadi mereka harus bikin dengan cepat. Dan terakhir ada mistery box challenge, ini akan seru sekali," tuturnya kemarin di sela-sela kompetisi.
Natanael menuturkan sebelumnya panitia telah melakukan Indonesian Coffee Masters Audition jauh-jauh hari sehingga terpilih 16 perseta pada kompetisi ini.
Dan ke 16 peserta ini kemarin menjalani first round competition pada gelaran Bandung Coffee Festival 2019 yang digelar di Festival Citylink Bandung.
• 5 Daya Tarik Warung Bu Mon, Warung Khas Sunda Ala Kafe Harga Merakyat
"Jadi total ada 16 peserta, 8 peserta dari audisi pertama dan 8 peserta dari audisi kemarin. Hari ini (kemarin) akan diambil 8 peserta untuk besok (hari ini) maju ke perempat final," ujarnya.
Hari ini Sabtu (24/8/2019) Indonesian Coffee Masters Competition akan memasuki babak perempat final. Pada secound round hari ini, ke 8 peserta akan kembali bertarung menunjukan skill mereka dalam dunia barista atau perkopian.
"Nanti diambil lagi 4 besar untuk masuk semifinal. Habis itu pada hari Minggu nanti akan diambil 2 orang untuk final head to head," katanya.
Kemudian nantinya dari 2 finalis tersebut akan diambil single winner untuk kembali mengikuti International Coffee Masters Competition di London tahun depan. Sang Coffee Masters terpilih bisa mengikuti kompetisi internasional jika scorenya memenuhi syarat.
"(Peserta tahun ini) Kualitasnya jauh (lebih bagus), yang ini sangat jauh kualitasnya. Mereka berlatih dengan baik untuk pertandingan kali ini," katanya.
Menurutnya Indonesian Coffee Masters Competition kali ini diikuti oleh peserta berasal dari berbagai daerah, tidak hanya dari Bandung dan Jawa Barat saja. Tapi para peserta ini juga datang dari Jakarta dan berbagai daerah di luar Jawa Barat.
"Dalam kompetisi ini juga ada juri-juri legend, juri-juri international yang ada di Indonesia seperti Tuti H Mochtar. Termasuk saya dan teman-teman juri lainnya yang qualify," pungkasnya.
• Viral, Spot Foto Instagramable di Bantaragung Majalengka, Hamparan Sawah Bak Permadani
Sementara Bupati Bandung Dadang M Naser menuturkan jika gelaran pameran kopi bertaraf internasional Bandung Coffee Festival yang dinisiasi oleh Pemkab Bandung adalah kali kedua digelar di Kabupaten Bandung.
"Alhamdulillah pertumbuhan dan perkembangan industri kopi di Kabupaten Bandung sudah mulai meningkat. Di selain pameran kopi Kabupaten Bandung, di Bandung Coffee Festival ini juga digelar Indonesian Coffee Masters untuk menduniakan kopi asal Jawa Barat khususnya Kabupaten Bandung," ungkapnya kemarin.
Seusai membuka acara, bupati turut mencicipi sejumlah kopi yang disajikan Bandung Coffee Festival 2019. Termasuk meninjau jalannya Kompetisi Kopi Masters Insonesia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/pembukaan-indonesian-coffee-masters-competition.jpg)