Satgas Citarum Harum Ujicoba Tebar Bakteri Microba Jenis MR-08 untuk Jernihkan Sungai Citarum

Sektor 6 Satgas Citarum Harum melakukan ujicoba penebaran bakteri penjernih air jenis MR-08 di Oxbow Sungai Citarum

Satgas Citarum Harum Ujicoba Tebar Bakteri Microba Jenis MR-08 untuk Jernihkan Sungai Citarum
Tribunjabar/Mumu Mujahidin
ujicoba penebaran bakteri penjernih air jenis MR-08 di Oxbow Sungai Citarum , Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Jumat (23/8/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mumu Mujahidin

TRIBUNJABAR.ID, BOJONGOANG - Sektor 6 Satgas Citarum Harum melakukan ujicoba penebaran bakteri penjernih air jenis MR-08 di Oxbow Sungai Citarum , Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Jumat (23/8/2019).

Dansektor 6 Satgas Citarum Harum Kolonel Inf Yudi Zanibar menuturkan hal ini merupakan upaya pelestarian sumber daya air di sodetan air Citarum lama (Oxbow) yang telah difungsikan kembali.

Selama musim hujan Oxbow ini fungsikan untuk menampung air sementara, karena ada luapan dari Sungai Cikapundung. Dan ketika musim kemarau, air ini bisa gunakan oleh warga sekitar Oxbow.

"Nah hari ini kita ujicobakan, kadar airnya itu kita upayakan menjadi jernih melalui bakteri microba yang diberikan oleh PT Pustaka Argo Pasific. Mudah-mudahan dengan upaya ini bisa mengurangi dampak kekeringan yang dialami warga sekitar," tuturnya di lokasi.

Main Tandang Dikerjai Wasit tapi Liestiadi Berharap Timnya Tak Minta Bantuan Wasit Saat Laga Kandang

Yudi menuturkan upaya yang dilakukannya ini masih tahap ujicoba. Karena selama ini banyak pihak yang menawarkan solusi menyelesaikan permasalahan Sungai Citarum, termasuk melalui bakteri microba.

"Akhirnya kami tantang, kalau memang ingin membuat solusi dengan bakteri silakan ujicoba biar ada buktinya," katanya.

Penebaran bakteri MR-08 ini sudah dilakukan selama dua hari berturut-turut, dengan volume masing-masing 136 jerigen per hari. Dan bakteri-bakteri ini kemudian akan bereaksi selama kurang lebih 3-7 hari kedepan.

"Dalam waktu 7-8 hari ini, air akan jernih dan zat-zat kimia katanya akan berkurang. Tapi nantinya akan kami ukur lagi PH air sesuai dengan 9 parameter baku mutu air. Apakah bisa digunakan atau tidak oleh warga," katanya.

Bandara Kertajati Bikin Hotel Baru Bermunculan di Majalengka, Begini Kata Pemilik Hotel Lama

Yudi berharap ujicoba ini berhasil dan bisa membantu warga setempat dalam mengatasi dampak kekeringan karena musim kemarau. Selain itu bisa diterapkan dalam mengatasi permasalahan Sungai Citarum dengan skala yang lebih besar.

Ujicoba ini untuk sementara dilakukan di Oxbow Citarum saja dengan panjang aliran 960 meter dan lebar 40 meter. Dengan volume air yang sudah berkurang akibat memasuki musim kemarau.

"Harapannya, saat ini di daerah lain saya lihat kekeringan sehingga warga harus menggunakan air yang tidak seharusnya. Kenapa disini tidak dimanfaatkan, tidak diperdayakan," pungkasnya.

Penulis: Mumu Mujahidin
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved