Ganasnya Ular Weling, Tewaskan Satpam Serpong, Gini Cara Atasi Gigitan Ular Berbisa agar Selamat

Satu di antara banyaknya ular berbisa, yakni ular weling. Di Serpong, seorang satpam di perumahan Cluster Michelia tewas setelah terkena gigitan ular

Ganasnya Ular Weling, Tewaskan Satpam Serpong, Gini Cara Atasi Gigitan Ular Berbisa agar Selamat
Pixabay via kompas
Ular Weling termasuk ular berbisa mematikan 

Oleh karena itu, lebih baik posisi tubuh langsung dibaringkan.

Saat tubuh berbaring, bisa ular akan tetap berada di sekitar bagian tubuh yang digigit.

Artinya, bisa ular itu tak akan menyebar secara sistemik.

Posisi ini justru akan membuat metabolisme tubuh mengeluarkan sendiri racun dari tubuh.

Tri Maharani pun mengutip penjelasan dari buku panduan WHO.

Cara Paling Tepat Menangani Gigitan Ular Berbisa Neurotoxin dan Hemotoxin, Jangan Dipijit dan Diikat

Saat racun masih ada pada fase lokal, dalam dua sampai tiga hari racunnya sudah keluar.

"Kalau ada di fase lokal, (bisa) keluar dengan sendirinya. Minimal observasi 24-48 jam. Jadi, kalau tergigit dan hanya sendiri, enggak bisa ke mana-mana, dalam 2-3 hari sudah keluar (racunnya),” kata Tri Maharani.

Nah, agar memastikan racunnya sudah keluar, perlu diperhatikan pula gejala yang ditimbulkan.

Ada perbedaan gejala dari setiap jenis racun dari bisa ular.

Pertama, gigitan ular king cobra, ular laut, dan ular weling menghasilkan racun neurotoksin.

Halaman
1234
Penulis: Widia Lestari
Editor: Yongky Yulius
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved