Presiden Jokowi Bocorkan Kriteria Calon Mendikbud

Presiden terpilih Joko Widodo membocorkan soal kriteria calon Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ( Mendikbud ) untuk periode kedua pemerintahannya.

Presiden Jokowi Bocorkan Kriteria Calon Mendikbud
Agus Suparto/ Fotografer Pribadi Presiden
Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana mengenakan tenun ulos saat mengunjungi lokasi wisata Salib Kasih Kota Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Selasa (30/7/2019). 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA- Presiden terpilih Joko Widodo membocorkan soal kriteria calon Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ( Mendikbud ) untuk periode kedua pemerintahannya.

Satu di antara kriteria yang harus untuk Mendikbud mendatang, kata Presiden Jokowi, adalah mampu melaksanakan kurikulum yang menggunakan teknologi.

Menurut Presiden Jokowi, tantangan Mendikbud adalah menyamakan kualitas pendidikan di seluruh Indonesia yang terdiri dari 17.000 pulau dan 514 kabupaten/kota.

"Harus mengerti mengenai era disrupsi ini seperti apa. Pentingnya AI, artificial intelligence seperti apa, bagaimana melaksanakan kurikulum menggunakan teknologi," kata Presiden Jokowi dalam acara Satu Meja The Forum di Kompas TV, Rabu (21/8/2019).

Menurut Presiden Jokowi, penyamaan kualitas pendidikan itu dapat terwujud jika kurikulum diterapkan menggunakan teknologi.

Dikeluarkan Secara Sepihak dari Paskibraka, Koko Justru Dapat Kado Manis, Ketemu Presiden Jokowi

Pembelaan Mendikbud Muhadjir Effendi Terhadap Keluhan soal PPDB Sistem Zonasi

"Negara ini tersebar dari Sabang sampai Merauke di 17.000 pulau, 514 kabupaten/kota dengan level yang berbeda-beda tingkat kualitas pendidikannya. Sehingga bagaimana ini bisa disamakan, distandarkan, ya itu pelaksanaan kurikulum dengan teknologi," ujar Jokowi.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa Kabinet Kerja pada periode mendatang akan diwarnai gabungan menteri dari profesional dan unsur partai politik.

Secara spesifik, Presiden Jokowi menyatakan, komposisi menteri dari partai politik memiliki porsi yang sedikit lebih kecil ketimbang kalangan profesional.

"Partai politik bisa mengusulkan, tetapi keputusan tetap di saya. Komposisinya 45 persen," kata Presiden Jokowi saat bertemu pemimpin media massa di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (14/8/2019).

Dengan demikian, perbandingan menteri dari kalangan profesional dengan unsur partai politik adalah 55 persen berbanding 45 persen.

Soal waktu pelantikan kabinet baru, Jokowi pun membuka kemungkinan anak buahnya dilantik sebelum ia dilantik menjadi Presiden periode 2019-2024, Oktober 2029. (Ardito Ramadhan)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jokowi Ungkap Kriteria Mendikbud di Kabinet Barunya"

Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved