Kata Presiden Jokowi, Oknum Anggota TNI yang Rasis ke Mahasiswa Papua Harus Ditindak Tegas

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto sudah diperintahkan Presiden Jokowi untuk menindak tegas oknum anggota TNI yang bersikap rasis.

Kata Presiden Jokowi, Oknum Anggota TNI yang Rasis ke Mahasiswa Papua Harus Ditindak Tegas
Tribun Jabar/Theofilus Richard
Ketua Harian Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf Amin, ditemui wartawan di Rumah Makan Saung Bale Kambang, Bandung, Jumat (4/1/2019) 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA- Presiden Joko Widodo meminta agar oknum TNI yang melakukan persekusi dan rasisme terhadap mahasiswa Papua di Surabaya ditindak tegas.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto sudah diperintahkan Presiden Jokowi untuk menindak tegas oknum anggota TNI yang bersikap rasis.

Kepala Staf Kepresidenan Indonesia, Moeldoko, mengatakan perintah Presiden Jokowi untuk menindak tegas oknum pelaku rasisme ini disampaikan di Bandara Halim Perdanakusuma, Rabu kemarin, usai kunjungan kerja dari NTT.

Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat ada seorang pria menggunakan seragam dinas TNI yang meneriaki mahasiswa Papua di asrama Surabaya dengan kata tak pantas.

"Presiden kemarin juga sudah menyampaikan kepada Panglima, kalau memang ada aparatnya yang nyata-nyata melakukan hal seperti itu (rasis), tindak, enggak ada alasan," kata Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (22/8/2019).

Suasana Kerusuhan di Fakfak Papua Barat, Terjadi Pembakaran Fasilitas Umum, Ini Foto dan Videonya

Kronologi Kerusuhan di Manokwari Papua, Blokade Jalan hingga Pembakaran, Ini Videonya

Menurut Moeldoko, perintah untuk menindak tegas oknum pelaku rasisme ini disamapaikan Presiden saat mendarat di Bandara Halim Perdanakusuma, Rabu kemarin, usai kunjungan kerja dari Nusa Tenggara Timur.

Saat Presiden Jokowi ada di Bandara Halim Perdanakusuma, hadir juga Panglima TNI, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian serta Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto.

Presiden Jokowi ingin para pelaku persekusi dan rasisme terhadap mahasiswa Papua ditindak agar tak terjadi lagi di kemudian hari.

"Karena ini enggak boleh terjadi. Siapa pun enggak boleh terjadi, apalagi selaku, walaupun itu oknum ya, jelas-jelas oknum yang tidak memahami situasi lingkungan yang begitu dinamis," kata Moeldoko.

Sebelumnya, terjadi kerusuhan massa di Papua dan Papua Barat sebagai buntut insiden kasus persekusi terhadap mahasiwa asal Papua di Surabaya, Jawa Timur.

Kericuhan terjadi di Manokwari dan Sorong pada Senin (19/9/2019) serta Fakfak, dan Timika, Rabu (21/8/2019).

Di Manokwari, kerusuhan menyebabkan terbakarnya gedung DPRD. Massa juga memblokade sejumlah titik jalan. Di Timika, demonstran melempar batu ke arah Gedung DPRD setempat.

Sementara di Jayapura terjadi unjuk rasa memprotes insiden di Surabaya. Unjuk rasa sempat memanas meskipun tak berujung rusuh. (Ihsanuddin)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jokowi Minta Panglima Tindak Oknum Anggota TNI yang Rasis ke Mahasiswa Papua"

Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved