Prestasi Persib U-20 Jeblok, Begini Kata Pelatih Fisik Persib U-20
Persib Bandung U-20 harus mengakui keunggulan tim tamu, Persela Lamongan U-20 dengan skor 1-2 pada pertandingan Elite Pro Academy U-20
Penulis: Ferdyan Adhy Nugraha | Editor: Dedy Herdiana
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferdyan Adhy Nugraha
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Persib Bandung U-20 harus mengakui keunggulan tim tamu, Persela Lamongan U-20 dengan skor 1-2 pada pertandingan Elite Pro Academy U-20 di Stadion Sport Jabar, Arcamanik, Senin (19/8/2019).
Kekalahan ini memperberat langkah Maung Ngora untuk bisa lolos ke babak berikutnya karena Persib U-20 berada di posisi empat grup b dengan poin tujuh.
Pelatih fisik Persib U-20, Arief Gustara, mengakui bahwa Persela U-20 bermain lebih baik pada pertandingan kali ini.
"Yang pertama-pertama kami ucapkan selamat kepada tim Persela yang sudah memenangkan pertandingan. Mereka bermain lebih baik dari kami dan lebih efisien dan mohon maaf kepada seluruh warga Bandung kami belum bisa memberikan yang terbaik," ujar Arief dalam sesi konferensi pers setelah pertandingan
Kekalahan dari Persela U-20 ini juga menjadi yang ketiga kalinya secara beruntun bagi Persib U-20.
Menurut Arief, ada yang bermasalah dari mental anak-anak Persib U-20 pada musim ini.
• Persib Bandung U-20 Kalah 1-2 dari Persela Lamongan U-20, Peluang ke 8 Besar Kian Tipis
"Tidak ada apa-apa dalam tim kami mungkin para pemain masih belum lepas dengan masa lalunya. Mereka mungkin masih terngiang-ngiang selama dua tahun berturut turut masuk final, mereka masih merasa jumawa," katanya.
"Kami tidak menyalahkan pemain karena masih ada tim pelatih itu sendiri, kami belum bisa memberikan solusi bagaiaman mereka melupakan masa lalunya karena yang harus mereka hadapi adalah di depan. Sebenanrya lebih kepada mental para pemain sendiri," ucapnya.
Demi memperbaiki kondisi ini, tim pelatih kata Arief akan mengadakan pertemuan dengan semua pemain.
Arief mengungkapkan bahwa pertemuan ini untuk mencari solusi agar Persib U-20 bisa kembal ke jalur kemenangan.
"Yang pertama-pertama kami mungkin ada duduk satu meja semuanya, kami gak tutup mata karena kemampuan pemain itu tidak di sini, tidak di level ini. Mungkin lebih bicara mental, mereka duduk berdama," ucapnya.
• Persib Bandung Dua Kali Kebobolan Cepat, Robert Sebut Ada Perbedaan dan Tim Tak Punya Karakter
• Bukan Tiga, tapi Empat Kiper yang Berminat Gabung Persib Bandung, Siapa Saja Mereka?
Di samping itu, Arief melihat bahwa peluang Persib U-20 untuk lolos ke babak berikutnya terbilang tipis.
Dengan perolehan tujuh poin dan duduk di peringkat keempat, maka Persib U-20 wajib memenangkan tiga laga terakhir.
Itupun belum menentukan apakah Persib U-20 bisa lolos ke babak berikutnya karena tergantung dari hasil tim lain.
"Jujur untuk lolos sangat tipis sekali karena kami harus bergantung nasib kami kepada tim lain. Dengan kekalahan kami dua kali ini menutup peluang untuk menjadi runner up, kami mungkin akan berusaha semaksimal mungkin di sisa pertandingan untuk mencari tiga terbaik. Tapi itu pun nasib kami digantung dari hasil grup lain lain, karena hanya dua tim yang akan lolos, peluang sangat tipis," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/pelatih-fisik-persib-u-20-arief-gustara-dan-pemain-ilham-qolba.jpg)