Polres Garut Tetapkan 2 Tersangka Kasus Video Vina Garut

Kapolres Garut, AKBP Budi Satria Wiguna, menyebut dua orang yang ditetapkan tersangka dalam kasus video Vina Garut adalah V (19) dan A (30

Polres Garut Tetapkan 2 Tersangka Kasus Video Vina Garut
Tribun Jabar/Firman Wijaksana
Kapolres Garut, AKBP Budi Satria Wiguna, Rabu (15/8/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Wijaksana

TRIBUNJABAR.ID, GARUT- Polres Garut telah menetapkan dua tersangka dalam kasus video seks gangbang. Selain itu, polisi juga sudah mengamankan satu pelaku lainnya terkait video Vina Garut.

Kapolres Garut, AKBP Budi Satria Wiguna menyebut dua orang yang ditetapkan tersangka dalam kasus video Vina Garut adalah V (19) dan A (30). Satu pelaku lain yang masih berstatus saksi berinisial B.

"V warga Tarogong Kidul dan A warga Tarogong Kaler. Sudah kami tetapkan sebagai tersangka," ujar AKBP Budi Satria Wiguna di Mapolres Garut, Kamis (15/8/2019).

Satu pelaku berinisial B, ucap Budi, menyerahkan diri ke Polres kemarin malam. Pihaknya masih memeriksa ketiganya dan mencari pelaku lain.

"Identitas yang lain sudah dikantongi dan sedang dikejar. B ini juga mengaku pernah bermain (dalam video)," katanya.

Ini Bayaran untuk Perempuan Bernisial V Pemeran Video Vina Garut, Hasil Pemeriksaan Polisi

Kronologi Identitas Pemain Video Vina Garut Terkuak, Video Lebih dari Satu, 44 Video Dijual

Identitas Pemeran Video Mesum Vina Garut, Pemeran Wanita Baru Injak Usia Dewasa, Si Pria Sakit Parah

Saat melakukan aksinya, V dan A sadar direkam namun mereka tak mengetahui jika videonya diperjualbelikan.

Sebelumnya diberitakan, warga Garut dibikin heboh oleh video seks gangbang antara tiga pria dan satu wanita.

Video seks gangbang itu tersebar melalui aplikasi perpesanan instan WhatsApp dan media sosial Twitter.

Tak hanya di Garut, beredarnya video seks gangbang ini juga ramai di Bandung.

Yana mengaku mendapatkan video tersebut melalui grup WhatsApp.

Menurutnya, video itu kini sudah banyak tersebar.

"Teman saya juga sudah banyak yang nge-share. Bahkan dari Bandung dan daerah lain juga ramai," katanya.

Penulis: Firman Wijaksana
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved