Kamis, 23 April 2026

Motor Listrik Hadir di Kota Bandung, Ada 270 Motor Listrik Siap Disewakan

PT HPP menyediakan 270 motor listrik di Kota Bandung dan 10 lokasi stasiun di antaranya, Jalan AH Nasution, Cikutra, BKR, Pajajaran, Tubagus Ismail

Penulis: Tiah SM | Editor: Tarsisius Sutomonaio
instagram @Jokowi & Instagram @gesits_indonesia
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat menjajal sepeda motor listrik Gesits karya anak bangsa, Rabu (7/11/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Tiah SM

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Kota Bandung bakal memiliki 10 stasiun penggantian baterai Battery Exchanger (Bex) untuk motor listrik.

Sebanyak 10 stasiun itu merupakan bagian dari 30 stasiun yang bakal dibangun PT HPP Energy Indonesia.

PT HPP menyediakan 270 motor listrik di Kota Bandung dan 10 lokasi stasiun di antaranya, Jalan AH Nasution, Cikutra, BKR, Pajajaran, Tubagus Ismail, Gatot Subroto, dan Jalan Soekarno-Hatta.  Ini akan beroperasi pada akhir tahun 2019.

Hal itu terungkap saat perwakilan PT HPP Energy Indonesia bertemu dengan Pelaksana Harian Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, di Balai Kota Bandung, Kamis (15/8/2019).

Yana menyambut keseriusan dari pihak swasta untuk menggarap kendaraan listrik di Kota Bandung. Penggunaan motor listrik dapat mengurangi emisi di Kota Bandung.

“Progresnya berjalan. Nantinya ada 10 stasiun pengisian baterai dengan rencana 30 stasiun baterai,” ujar Yana Mulyana.

Menurut Yana Mulyana, Pemkot Bandung bisa memberikan rekomendasi soal lokasi stasiun pengantian baterai.

Yana Mulyana Ajak Warga Kota Bandung Bangun Kolam Retensi Tanpa Biaya APBD

Motor Listrik yang Dibeli Ridwan Kamil Rp 35 Juta Sudah Berlisensi, Cas 1 Jam Bisa Jalan 80 Km

Sementara itu, Research Development Advisor, PT HPP Energy Indonesia, Hiromi Seto mengungkapkan, pihaknya akan mengujicobakan 270 motor listrik.

“Akan ada 270 motor yang diujicobakan. Kita akan bangun 30 stasiun (BEx), namun di tahap awal akan bangun dulu 10 lokasi,” ujarnya.

Seto mengungkapkan, Kota Bandung dipilih sebagai kota percontohan karena smart city. Di samping itu, generasi mudanya mampu cukup memahami teknologi.

“Teknolgi baru bisa diterima dengan baik. Di Indonesia percontohan hanya dua kota di Kota Bandung dan Denpasar. Untuk Kota Bandung itu B to C (Bussiness to Costumer), berbeda dengan Denpasar itu B to B (Bussiness to Bussiness),” katanya.

Ia mengungkapkan, motor listrik ini produksi konsorsium Honda Motor, Panasonic Corporation, Pacific Consultant, dan PT HPP Energy Indonesia itu mengusung gagasan kendaraan ramah lingkungan dengan konsep efisiensi energi.

Perlu diketahui, penggunaan motor tersebut oleh konsumen yaitu dengan sistem sewa.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved