Dibekali Gadget, 193 Ketua RW di Indramayu Pakai Aplikasi Sapa Warga

Ia menjelaskan, dengan dibekalinya sebuah gadget, para Ketua RW ini dituntut untuk mengoperasikan platfrom aplikasi Sapa Warga.

Dibekali Gadget, 193 Ketua RW di Indramayu Pakai Aplikasi Sapa Warga
Tribun Jabar/Handhika Rahman
Sebanyak 193 Ketua RW di Indramayu saat sedang melaksanakan sosialisasi aplikasi Sapa Warga di Hotel Wiwi Perkasa II Indramayu, Kamis (15/8/2019). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU- Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Indramayu mensosialisasikan program "Sapa Warga" kepada 193 Ketua RW dari perwakilan desa-desa di Kabupaten Indramayu.

Kepala Diskominfo Kabupaten Indramayu, Aan Hendrajana mengatakan program itu adalah program yang dicanangkan oleh pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Nantinya, dalam waktu dekat ini mereka akan dibekali sebuah gadget dan diharapkan mampu bertranformasi mengikuti perkembangan Era Revolusi Industri 4.0, salah satunya dengan beralih menjadi desa digital.

"Pembagian Smartphone untuk ketua RW nantinya akan disebar oleh Pemerintah Provinsi melalui anggaran desa," ujar dia saat melakukan sosialisasi di Hotel Wiwi Perkasa II Indramayu, Kamis (15/8/2019).

Ia menjelaskan, dengan dibekalinya sebuah gadget, para Ketua RW ini dituntut untuk mengoperasikan platfrom aplikasi Sapa Warga.

Samsudin Jalan Kaki dari Indramayu ke Jakarta, Sang Kakak Malah Harap Jokowi Tak Beri Materi

Warga Indramayu yang Mau ke Bandara Kertajati Bisa Naik Bus Damri Grartis, Catat Tempat dan Waktunya

Ada tiga fungsi yang dapat dijalankan dalam aplikasi tersebut, yakni Fungsi Layanan Publik, Fungsi Informasi dan Fungsi Pengaduan atau Lapor.

Selain itu para Ketua RW juga dapat secara langsung bertatap muka dengan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil secara virtual melalui aplikasi Sapa Warga.

Mereka bisa langsung menyampaikan aspirasi masyarakat.

Sementara itu, Perwakilan Koordinator Wilayah ( Korwil ) Sosialisasi dan Pelatihan Program “Sapa Warga” Diskominfo Jawa Barat, Asep Junaedi menambahkan, adanya aplikasi ini akan berdampak kepada kesejahteraan masyarakat.

Karena melalui aplikasi tersebut semua aspirasi dari masyarakat akan langsung terhubung ke Gubernur.

"Baik itu keluhan mulai tingkat desa, kecamatan, kabupaten hingga provinsi bisa langsung terhubung pada gubernur,” ujar dia.

Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved